-Ganti almt yg url merah di atas dgn url yang tadi anda buat di http://code.google.com/hosting/
Latest Movie :


Recent Movies

Maklumat Shabiqohnya Rocky Gerung Itu Kekristenan, Bukan Khazanah Islam

http://www.faktakini.com/2018/04/umi-irena-handono-maklumat-shabiqohnya.html?m=1

Kamis, 12 April 2018

Faktakini.com, Jakarta -- Berikut tanggapan Ustadzah kondang Hajjah Irena Handono tentang ucapan Profesor Rocky Gerung di acara ILC Tvone, Selasa (11/4).

Sebagai berikut:

*Tanggapan Atas Pernyataan Rocky Gerung: 'Kitab Suci itu Fiksi'*

Mengomentari heboh nya tanggapan masy atas Rocky Gerung.

Perlu dipahami bahwa Manusia berbicara itu berdasar atas Maklumat Shabiqoh nya.

Maklumat Shabiqoh adalah informasi2/ pengetahuan yg telah masuk ke otak nya.

Maklumat Shabiqoh nya Rocky Gerung adalah Kekristenan. Bukan khazanah Islam.

Maka wajar dia bilang Kitab Suci itu Fiksi. Krn memang Bibel nya umat Kristen juga berisi dongeng-dongeng. Bukan wahyu sebagaimana AlQuran.

Mekanisme periwayatan Bibel juga sangat berbeda dengan AlQuran.

Lain hal nya jika...
Kyai Fulan, tokoh Islam, mengatakan bhw Kitab Suci itu Fiksi....nah, kalau dia muslim dia bilang demikian brrti dia sudah melecehkan.

Rocky Gerung tdk sedang berbicara ttg AlQuran, opini RG didasari oleh pengetahuannya ttg agamanya dn kitab nya sendiri. Alkitab.

Makanya inilah pentingnya belajar Kristologi.

*Umi Irena Handono*
_Pakar Kristologi_

HIJAB itu Cantik


Wahai Ibu Pertiwi
Aku ingin aku lantunkan
Pesan dari Sang pemilik lidah ini
Agar mereka tahu sebuah ketaatan

Dengarlah duhai wanita,
Yang merasa tak tahu syariat
Hidup ini sementara dan pasti binasa,
Semua fatamorgana, yang kekal Akhirat

Allah telah sempurnakan,
Engkau terlahir ke dunia
Dengan kelembutan tuturmu
Terbalut halusnya perasaanmu,

Itulah sosok sejatimu
Sebagai seorang wanita yang Suci
Derajatnya tinggi dihadapan RabbMu
Karena Ketaatan engkau semakin Cantik

Maka hijabi dirimu dimanapun kau berada
Bukan karena mengaburkan warisan budaya
Karena Cantikmu bentuk Ketaatan pada Allah
Bukan karena Cantik di mata Manusia

Bersabarlah wahai wanita
Jagalah kehormatanmu
Karena engkau para penghuni surga
Sungguh Syurga ada telapak kakimu

Surabaya, Jumat 6 April 2018
Sahabat Sukses HNI Bayu Samporna Panji

Kamu Tak Tahu Syariat



Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti

Bila engkau mau mengkaji, engkau akan memahami bahwa hijab itu bukan hanya pembungkus wujud, tapi bagian ketaatan, sebagaimana saat engkau ruku dan sujud

Engkau juga akan mengerti, bahwa membandingkan konde dan cadar itu perkara menggelikan, sebab yang satu ingin terjaga, yang lain malah mengumbar

Kalau engkau tak tahu syariat Islam, hal paling pintar yang engkau lakukan adalah diam. Sebab bicara tanpa ilmu itu menyesatkan, berjalan tanpa pelita di gelap malam

Pastinya juga engkau tak tahu bahwa negeri ini dibangkitkan darah perlawanannya oleh kalimat takbir, yang enam kali dilantangkan dalam azan yang engkau tuduh tak lebih merdu dibanding kidung ibu

Tanpa Islam tak ada artinya Indonesia, maka dimulakan negeri ini dengan "Atas berkat rahmat Allah". Islam adalah ruh Indonesia, nyawa Indonesia

Takkan berdaya wanita Indonesia tanpa Islam, yang telah menuntun mereka dari gelapnya penjajahan menuju cahaya kemerdekaan. Dari sekeder pelengkap jadi tiang peradaban

Dan kini aku menggugat dirimu, mempertanyakan dirimu, siapa kamu sebenarnya? Mengapa cadar dan azan begitu mengganggu dirimu, membuat engkau resah? Yang kutahu, hanya penjajah yang begitu

Tak paham konde, tak mampu berkidung, tak jadi masalah. Tapi tak tahu syariat mana bisa taat? Tak Indonesia tetap bisa menghuni surga, tak Islam maka tak ada lagi penolong di satu masa yang tak ada keraguan di dalamnya

Kalau engkau tak tahu syariat. Mari sini ikut melingkar dan merapat. Akan aku sampaikan biar engkau pahami, bagi mereka yang beriman, tak ada yang lebih penting dari Allah dan Rasul-Nya

By Ustadz Felix Siauw

Untukmu Ibu Pertiwi (jawaban untuk puisi Sukmawati)


https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=131674217673744&id=100024934990881
-----------------
Dian Triasmaya Pamudji 

Ibu Pertiwi, ibuku tercinta
Rasanya hati ini menangis
Saat salah seorang anak proklamator negeri ini
Membuat puisi yang bisa membuat anak2mu saling bertikai
Mencoretkan penanya untuk menghujat
Melecehkan syariat dari ajaran agama Yang menjadi mayoritas negeri ini

Ibu
Anak2mu selama ini hidup dalam damai
Dengan 1001 perbedaan yang ada
Saling menghargai 
Saling mencintai
Saling menjaga
Dalam kebhinekaan yang ada

Ibu
Pakaian muslimah yang kami kenakan
Itu adalah kewajiban kami
Mungkin mereka yang tidak paham
Akan mengolok oloknya dan membandingkan dengan konde dan kebaya yang menjadi pakaian tradisional negeri ini

Dan pakaian muslim yang kami kenakan
Bukan berarti kami memudarkan pandangan akan kebudayaan negeri ini
Karena pakaian muslim ini
Adalah perintah Rabb kami
Bukan adat suatu bangsa
Yang selalu mereka kira mengikuti peradaban arab
Sementara pakaian terbuka yang dikenakan
Yang jelas mengikuti peradaban eropah
Kenapa tidak pula dikomentari

Dan bukankah di ujung timur negeri ini
Saudara kita masih ada yang setengah telanjang
Dan itupun pakaian tradisional mereka
Tapi bukan suatu yang mustahil
Kalau kita mengajak mereka untuk lebih beradab
Bukannya membiarkan sesuatu yang bisa diperbaiki kita abaikan 
Demi suatu yang namanya tradisional
Bukankah dulu manusia juga hidup tanpa baju
Dan peradaban membawanya menjadi lebih beradab

Ibu
Katakan pada anak sang proklamator itu
Suara kidung ibu pertiwi memang sangatlah merdu
Tapi itu bukanlah hal yang harus dibandingkan dengan suara azan
Kidung adalah kidung
Dan suara azan adalah panggilan bagi kami Kaum muslimin untuk menyegerakan sholat
Bersujud pada illahi
Pencipta alam semesta ini

Ibu
Tolong katakan pada anak sang proklamator tersebut
Agar berhentilah berbicara ngawur dan kacau
Jangan pernah mengecilkan apa yang agama kami syariatkan
Karena kami juga tidak perduli dengan apa yang dia lakukan
Dia katakan Syariat islam dia tidak tau
Dan kamipun tidak tau apa agamanya
Tapi ketidaktauannya akan syariat agama kami
Tidaklah perlu dia komentari
Seperti halnya kami 
Tidak mengomentari apa yang agamanya perintahkan padanya

Ibu
Dia memang anak proklamator
Tapi negeri ini bukanlah milik dia
Negeri ini milik semua rakyat Indonesia
Yang memiliki banyak perbedaan suku dan agama
Yang selama ini bisa dan selalu hidup dengan damai
Yang saling menghormati perbedaan yang ada

Ibu
Maafkan anak anakmu
Yang selalu membuatmu menangis
Dan seandainya sang proklamator masih ada
Niscaya diapun akan bersedih
Atas apa yang dikatakan anaknya
Negeri ini merdeka dengan kebhinekaannya
Dan semoga tetap merdeka dengan keindahan perbedaan yang ada

#JanganMengusikKalauTidakInginDiUsik

#NegeriIniMilikKitaBersamaDenganKebhinekaanYangAda

2 April 2018

~~~~dtp~~~~

-----------------
Puisi Sukmawati. 👇👇

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surga

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KISAH HIDUPKU.... - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger