-Ganti almt yg url merah di atas dgn url yang tadi anda buat di http://code.google.com/hosting/
Latest Movie :


Recent Movies

Beternak Kambing Perah

K A M B I N G


I. Keutamaan Beternak Kambing Perah.

Ternak kambing perah adalah salah satu yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena ternak ini mempunyai beberapa keunggulan antara lara lain :

1.  Produk susu ternak kambing ini mempunyai kualitas tinggi di banding   
    dengan susu ternak lain, terutama untuk kesehatan, pemulihan penyakit  
    TBC.
2. Ternak kambing mempunyai nilai budaya dan spiritual yang penting.
3. Ternak kambing bisa beradaptasi pada berbagai kondisi ekologis di seluruh 
    tanah air.
4. Usaha sapi perah sulit diusahakan oleh masyarakat karena modal para 
   petani kita sangat terbatas, kambing perah adalah pilihan tepat dan 
   alternatif guna memenuhi kebutuhan susu bagi mereka.



       Oleh sebab itulah  permintaan ternak kambing ini cukup tinggi, masih sulit terpenuhi oleh populasi ternak ternak kambing yang ada. Oleh sebab itu, usaha  ternak kambing mempunyai prospek yang cerah untuk dikembangkan baik sebagai usaha pokok maupun usaha sampingan, khususnya dalam rangka menyediakan susu bagi masyarakat menengah ke bawah.

Usaha ternak kambing mempunyai beberapa keunggulan antara lain:

1. Usaha ternak kambing tidak membutuhkan modal besar, jika dibandingkan  dengan usaha ternak ruminansia lainnya.

2. Perkembangbiakan nya cepat karena bisa melahirkan lebih dari 1 ekor/kelahiran dan bisa melahirkan 2 kali/tahun.

3. Bisa menjadi tabungan karena sewaktu waktu bisa dijual  jika membutuhkan uang.

4. Usaha ternak kambing perah dapat dilakukan oleh seluruh anggota keluarga, termasuk oleh ibu ibu dan anak anak.

5. Tidak membutuhkan dukungan teknologi  tinggi seperti penyediaan kulkas untuk menyimpan susu, karena susu dari seekor kambing bisa dikonsumsi oleh 1 keluarga sehingga tidak memerlukan pengawetan.


         Dengan keunggulan keunggulan inilah, sehingga kambing sering dijuluki dengan " sapinya orang yang kurang mampu ". Oleh sebab itu, kambing disamping dapat meningkatkan konsumsi protein hewani masyarakat, juga dapat meningkatkan pendapatan petani melalui budidaya ternak kambing tersebut.





       Sebagai gambaran, seekor induk kambing dapat menghasilkan susu sekitar 1-2 liter/ekor/hari. Susu ini bisa mensubsidi kebutuhan susu keluarga. Jika harga susu kambing Rp 5000,-/liter/ekor, maka sehari bisa diperoleh sekitar Rp 10.000,-/ekor perhari jika susu susu tersebut dijual. Jika dikonsumsi sendiri, maka produk ini menambah nilai gizi keluarga petani tersebut.


II. Pemeliharaan Ternak Kambing.




a. Pemilihan Ternak.

       Langkah pertama adalah menentukan jenis kambing yang akan dipelihara. Jenis   kambing    perah yang terkenal  di Indonesia   adalah Peranakan Etawa [ PE ] asal India. Jenis kambing yang lain adalah Saanen dan Toggenburg.

Setelah menentukan jenis kambing yang akan dipelihara, maka langkah selanjutnya adalah menentukan kambing yang termasuk bibit unggul dengan kriteria sebagai berikut :

- Pertumbuhan kambing sesuai dengan umurnya.
- Bentuk tubuh yang seimbang.
- Telah dikenali sifat baiknya.
- Dari keturunan yang sering melahirkan.
- Menyukai aneka ragam bahan makanan.


b. Kandang.




Kandang mempunyai fungsi sebagai berikut :

- Sebagai tempat bernaung dan berlindung sehingga bisa terhindar hujan, 
  panas, angin dan kedinginan di malam hari serta terhindar dari binatang 
  pemangsa.
- Tempat yang aman dan bersih untuk melahirkan dan diperah susunya.
- Tempat untuk pemacekan.
- Memudahkan untuk melakukan pengawasan mengenai penyakit, makanan dan 
  reproduksi.

Untuk mendirikan kandang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :

1. Luas kandang : Untuk seekor kambing jantan memerlukan kandang seluas 1 x 1,5 m. untuk betina seluas 0,8 x 1,5 m. Untuk betina yang mempunyai anak luas kandang sama dengan luas kandang jantan. Untuk kandang yang menampung 10 ekor betina bercampur dengan jantan maka luas kandang 1,5 x 6 m atau 1,5 x 7,5 m.

2. Lantai kandang : Sebaiknya lantai kandang dibuat paling kurang 50 cm dari atas tanah untuk menghindari bau yang bisa mengganggu  kesehatan kambing. Bahan lantai terdiri dari bahan yang tahan terhadap air kencing kambing. Bahan tersebut dipasang  dengan jarak 1 - 1,5 cm agar kotoran dan urine kambing bisa langsung jatuh kebawah.

3. Dinding Kandang : Untuk menghindari angin kencang yang menggangu kambing, maka perlu dibuat dinding yang tertutup. Dibagian depan kandang disediakan tempat makan sehingga ada lubang yang memingkinkan  kepala kambing keluar untuk makan dan minum. Pintu untuk keluar masuknya kambing biasanya diletakkan dibagian belakang kandang. Bagi daerah yang udara nya pasas, sebaiknya kandang dilengkapi ventilasi agar kambing tidak kena cekaman panas.]

4. Tempat makanan dan minuman ; Sebaiknya diletakkan tidak mudah terkena matahari atau hujan. Ukurannya disesuaikan dengan kondisi kandang dan jenis makanan yang akan digunakan. Sebagai patokan dapat dibuat   tempat makan dengan ukuran : lebar bagian dasar 25 cm, bagian atas 35 - 40 cm, dalam rak 50 cm.

5. Atap : perlu diusahakan agar atap kandang tidak bocor. Bagi daerah yang udaranya panas, sebaiknya atap terdiri dari bahan yang bisa menahan panas matahari, misalnya atap rumbia dan alang alang.


C. Pakan.



    
    Kambing termasuk kelompak ternak ruminansia atau memamah biak atau mempunyai perut ganda. Karena itulah makanan utama kambing adalah tanaman/rumput hijau. Namun demikian kambing juga bisa makan rumput yang sudah kering dan berbagai limbah  pertanian lainnya, seperti dedak dan jerami. Oleh karena itu kambing bisa beradaptasi pada daerah yang gersang.

Ada berbagai jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai pakan kambing antara lain :

- Rumput : Kalanjono, benta, benggala dll.
- Kacang kacangan: Lamtoro, turi, kacang tanah dan kedelai.
- Daun pepohonan : waru, ketela pohon, pisang dan nagka.


Seekor kambing biasanya mengkonsumsi 6 kg hijauan untuk kambing perah, penambahan konsentrat sekitar 0,5 kg/ekor sangat perlu. Konsentrat bisa disusun menggunakan campuran dari dedak, kacang hijau, jagung giling, bungkil, garam dapur dan mineral. Bahan bahan ini juga bisa dibuat dalam bentuk bubur yang akan diberikan setiap hari.


D. Penyakit.


Munculnya penyakit pada kambing bisa dicegah melalui  :

- Menjaga kebersihan kandang. Hindari kondisi lembab dan basah.
  Usahakan sinar matahari pagi bisa masuk dalam kandang.
- Upayakan agar terjadi pertukaran udara dalam kandang.
- Siapkan makanan dalam jumlah dan kualitas yang cukup.


Penyakit Penyakit yang bisa menyerang kambing adalah :


- Erithym cotagiosa [ orf ]. Penyakit yang disebabkan oleh virus dengan tanda tanda luka dibagian bibir kambing. Penyakit ini cepat sekali menular. Pencegahannya dengan cara memberi obat obat luka, seperti yodium tincture pada bagian luka di awal aawal kena infeksi.

- Scabies atau kurap. Penyakit ini disebabkan oleh parasit dengan tanda tanda timbulnya totol totol warna merah pada kulit. Kalu dirabah kulit se akan akan tambah tebal. Bulu rontok, kulit bersisik dan keropak. Napsu makan kurang, ternak jadi kurus dan berakhir dengan kematian. Pencegahan penyakit bisa dilakukan dengan ramuan serbuk belerang, kunyit dan minyak kelapa. Bisa juga menggunakan obat patent seperti sumtol.

- Penyakit cacing : Disebabkan oleh adanya infeksi cacing Ascaridia Gali. Kambing yang terinfeksi menunjukkan gejala : badan kusut, lesu, lemah, letih, selaput mata pucat. Perut besar, bulu kusut, kepala menunduk. Pengobatan bisa digunakan adalah : antibiotic dan piperazine.

Pneumonia : Penyakit ini ditandai dengan perut sebelah kiri gembung, punggung membungkuk, pernafasan meningkat. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengeluarkan udara dengan cara menekan perut. Juga dapat diberi norit.


E. Cara Pemerahan.


Karena susu yang dihasilkan juga harus bisa dinikmati oleh anak anaknya maka pemerahan harus diatur sebagai berikut :

- Bagi kambing yang tidak menyusui anaknya, dapat diperah 1 - 2hari sekali.
- Bagi kambing yang menyusui anaknya dan anaknya sudah berumur 5 - 7 hari, 
 maka anaknya hanya dibiarkan menyusu pada siang harinya. Setiap selesai 
 pemerahan, induk harus diberi konsentrat.


3. Pengembang-biakan.





        Untuk kita bisa memperoleh keuntungan dari beternak kambing, hal yang juga perlu mendapat perhatian adalah pengembang-biakan. Air susu hanya bisa keluar kalau induk kambing sudah melahirkan. Oleh  sebab itu kelahiran anak menjadi mutlak kalau mengharapkan produksi susu. Untuk memperoleh hasil yang optimal dari proses ini perlu adanya pengetahuan tentang :

a. Masa pubertas: Kambing dikawinkan bilamana telah mencapai umur 
   pubertas 1 tahun baik pada jantan maupun betina. Umur 5 -6 tahun, 
   kemampuan berproduksi sudah mulai menurun.

b. Masa birahi : Perkawinan bagi seekor kambing betina hanya bisa terjadi 
    bilamana hewan betina tersebut dalam keadaan birahi adalah : Diam bila  
   dinaiki oleh pejantan, gelisah, napsu makan kurang, selalu mengembik, 
   vulva membengkak dan megeluarkan lendir jernih. Birahi hanya berlangsung 
   sekitar 24 - 36 jam.




Perkawinan bisa dengan cara alami dan juga bisa dengan IB.  Ternak yang sudah dikawini oleh pejantan akan mengalami kebuntingan selama 21 minggu.



" Semoga tulisan ini bermanfaat buat rekan rekan kita yang lagi mencari solusi untuk meningkatkan penghasilan demi men-sejahterahkan keluarganya ". 
http://suhartomenulis.blogspot.com/p/beternak-kambing-perah.html

Film Umar bin Khattab

Link Download Film Umar bin Khattab - 


The Series Lengkap 30 Episode (subtitle Indonesia) 

 

Teman-teman, berikut saya copaskan link download Film Omar bin Khattab - The Series yang tayang setiap jam 4 pagi di MNCTV. Film ini jauh lebih bagus dan edukatif dari pada Fetih 1453 a.k.a Conquest 1453 yang TERNYATA gak keren yang saya post-kan sebelumnya.

Mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahan pengunjung dalam mendownload Film Umar bin Khattab - The Series di Blog ini, admin sengaja menyisakan link di Mediafire (MP4) dan link kualitas 720p saja, dan menhapus link selainnya.

DIRECT LINK DOWNLOAD FILM UMAR BIN KHATTAB - THE SERIES

Berikut adalah  link download film Umar bin Khattab - The Series. Saya copas dari http://filmarelu.com (mediafire) dan sinema-21.com (720p).

Format MP4 (mediafire), ukuran berkisar 70 MB / episode
Format MKV (720p), ukuran berkisar 300 MB / episode, jika diminta password: sinema-21.com
Episode 01Movie saja | 720p | Subtitle Indo
Episode 02 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 03 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo | English
Episode 04 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo | English
Episode 05 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo | English
Episode 06  Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo | English
Episode 07 Movie Pahe - Mirror 1 - Mirror 2 | 720p | Subtitle Indo | English
Episode 08 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo | English
Episode 09 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo | English
Episode 10 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 11 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 12 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 13 Movie Pahe | 720p | Reupload Part-1 Part-2 | Subtitle Indo
Episode 14 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 15 Movie Pahe - Mirror1 - Mirror2 | 720p - ReUpload | Subtitle Indo
Episode 16 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 17 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 18 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 19 Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 20  Movie Pahe | 720p | Subtitle Indo
Episode 21 Movie Pahe | 720p RU | 720p Part-1 Part-2 | Subtitle Indo
Episode 22 Movie Pahe | 720p | 720p RU | Subtitle Indo
Episode 23 Movie Pahe - Mirror | 720p RU | 720p Part-1 Part-2 | Subtitle Indo
Episode 24 Movie Pahe | 720p | 720p RU | Subtitle Indo
Episode 25 Movie Pahe | 720p | 720p RU | Subtitle Indo
Episode 26 Movie Pahe | 720p | 720p RU | Subtitle Indo
Episode 27 Movie Pahe | 720p RU | 720p Part-1 Part-2 | Subtitle Indo
Episode 28 Movie Pahe | 720p | 720p RU | Subtitle Indo
Episode 29 Movie Pahe | 720p - 720p RU - Reupload Asix | Subtitle Indo
Episode 30 [END] Movie Pahe | 720p Part-1 Part-2 | Subtitle Indo
Berikut adalah Subtitle Film Umar bin Khattab - The Series Lengkap 30 Episode. Tinggal di klik perjudul episode saja.



Bisa juga menuju ke link berikut: Subtitle Bahasa Indonesia Umar Ibn Khattab Lengkap 30 Episode

Thanks to: MNCTV & MBC for Free Airing the series
Subtitle credit to revaldozen, awanxp, hendrabraminata, Nafsaka, Puspo Raharjo, Dafian tiket
 http://at-tohir.blogspot.com/2012/08/link-download-film-umar-bin-khattab.html

Muhammad Al Fatih 857 H

Inspirasi Muhammad al-Fatih
pembebasan-konstatinopel-oleh-muhammad-al-fatih
Pembebasan Konstatinopel oleh Muhammad Al Fatih 857 H 


Oleh Arif Setiawan (BKLDK Pasuruan)

Muhammad Al Fatih merupakan pemuda yang mampu mewujudkan salah satu bisyaroh nubuwah. Kisah perjuangannya mampu menjadi inspirasi bagi para pejuang tegaknya syariat Islam dan khilafah dalam mewujudkan janji Allah dan bisyaroh nubuwah. Ada beberapa ibroh yang bisa kita ambil dari kisah selama hidupnya.


Mental al Fatih sejak kecil
Sejak kecil pada diri al Fatih sudah ditanamkan jiwa pemimpin terbaik, penakluk Konstantinopel, anak yang kelak akan mewujudkan sebuah bisayroh nubuwah. Syaikh Aaq Syamsudin, secara istiqomah mengajarkan dan mengulang-ulang bisyaroh nubuwah, kisah jihad dan futuhat para shahabat dan pendahulu al Fatih yang ingin menaklukkan Konstantinopel, serta yang terpenting adalah ketaatan totalitas pada Sang Kholiq. Sejarah telah mencatat, bahwa semenjak baligh hingga akhir hidupnya al Fatih tidak pernah meninggalkan shalat rowatib dan sholat tahajud, selama hidupnya ia menjadikan syariat selalu didepan matanya dan berusaha jangan sampai melanggar syariat yang Islam mulia ini.
Al Fatih juga manusia, sama seperti kita yang juga berjuang dan berdakwah demi tegaknya izzul Islam wal muslimin. Hanya mungkin kalau kita mau bertanya pada diri kita, sudah sejauh mana upaya kita untuk dapat mewujudkan bisyaroh nubuwah tegaknya kembali Daulah Khilafah ‘Alaa Minhajin Nubuwah. Jika hanya untuk menaklukkan “sebuah kota” al Fatih sudah melakukan persiapan sejak dini dengan bermacam aktivitas untuk mengasah kemampuannya dan amal ibadah untuk selalu dekat dengan Allah, Bagaimana dengan kita yang memiliki cita-cita untuk menegakkan kembali Daulah Khilafah ‘Alaa Minhajin Nubuwah?
Pemuda yang berani menasehati pemimpin
Pada saat usianya masih belia, al Fatih sudah mendapatkan amanah untuk memimpin ibu kota Negara Khilafah menggantikan ayahnya Sulthan Murad II yang pergi beruzlah untuk bertaqorub kepada Allah. Ia laksanakan amanah itu dengan penuh tanggung jawab. Pada saat melaksanakan amanah ini, al Fatih mendapatkan serangan dari Pasukan Salib di Varna-Bulgaria. Terdesak karena masih minimnya jam terbang dalam menjalankan pemerintahan, kemudian ia meminta ayahnya untuk turun membantunya, namun ayahnya selalu menolaknya. Beberapa kali ia mengirim surat kepada ayahnya, namun bantuan yang diharapkan tak kunjung datang. Akhirnya, al-Fatih menulis surat kepada ayahnya yang isinya
Siapakah yang saat ini menjadi sulthan Saya atau ayah?
Kalau ayahanda yang menjadi sulthan, maka seharusnya seorang pemimpin berada di tengah rakyatnya dalam situasi seperti ini
Kalau Saya yang menjadi sulthan, maka sebagai pemimpin, saya perintahkan ayahanda sekarang juga untuk datang kemari ikut memimpin pasukan membela rakyat.
Jiwa pemberani untuk mengkoreksi pemimpin seperti yang pernah dilakukan al Fatih perlu untuk kita adopsi, apalagi di saat para pemimpin di negeri ini tidak menerapkan Syariat Islam, sering mendzolimi umat dan banyak yang bermaksiat kepada Allah. Bukankah Rasulullah saw pernah bersabda :
سَيِّدُ الشُّهَدَاءِ حَمْزَةُ بن عَبْدِ الْمُطَّلِبِ وَرَجُلٌ قَامَ إِلَى إِمَامٍ جَائِرٍ ، فَنَهَاهُ وَأَمَرَهُ ، فقتلُه
“Pemimpin para syuhada adalah Hamzah bin Abdul Muthalib, dan seseorang yang berdiri dihadapn pemimpin zhalim dan tidak adil, lalu dia mengajak dan mencegahnya hingga ia dibunuh.” (Al-Hakim dan At-Thabrani)
Ada yang berminat?
Catatan prestasi emas al Fatih
Keseriusan al Fatih dalam mewujudkan cita-cita untuk menaklukkan konstantinopel juga diikuti dengan berbagai catatan prestasi emasnya, diantaranya :
  1. Semenjak aqil baligh hingga meninggal dunia al Fatih tidak pernah meninggalkan sholat rowatib dan sholat tahajjud;
  2. Menjadi gubernur ibu kota daulah khilafah pada usia 21 tahun;
  3. Menguasai 7 bahasa pada usia 23 tahun;
  4. Membentuk Pasukan Inkisaria, sekitar 40.000 pasukan elit dengan program pelatihan terpadu sejak kecil dilatih fisik, akademis, strategi perang, ilmu ushul fiqh, dan semua disiplin ilmu lain. Setengah pasukan al-Fatih selalu melaksanakan tahajjud pada malam hari
  5. Pada tahun 1452 M, al Fatih membangun benteng Rumeli Hisari dengan tinggi 82 meter, dengan 5000 pekerja selesai dalam waktu 4 bulan
  6. Membuat The Great Turkish Bombard (first Supergun)
  7. Bersama pasukannya mampu memindahkan 70 kapal perang dari Selat Bosphorus menuju Selat Tanduk melalui Pegunungan Galata dalam waktu 1 malam dengan menggunakan tekhnologi yang ada pada waktu itu.
  8. Tepat pada hari Selasa tanggal 20 Jumadil Ula 857 H bertepatan tanggal 29 Mei 1453 M adalah “tanggal keramat” bagi bangsa Eropa karena pada tahun inilah al Fatih mendapat pertolongan dari Allah, berhasil mewujudkan bisyaroh nubuwah untuk menaklukan Konstantinopel setelah melewati 54 hari pertempuran dan 825 tahun penantian.
Khutbah meraih kemenangan
Sebelum menaklukkan Konstantinopel, ada khutbah yang disampaikan al Fatih untuk selurh pasukannya :
“Jika penaklukan kota Konstantinopel sukses, maka sabda Rasulullah SAW telah menjadi kenyataan dan salah satu dari mukjizatnya telah terbukti, maka kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari hadits ini, yang berupa kemuliaan dan penghargaan. Oleh karena itu, sampaikanlah pada para pasukan satu persatu, bahwa kemenangan besar yang akan kita capai ini, akan menambah ketinggian dan kemuliaan Islam. Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu didepan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini. Hendaknya mereka tidak mengusik tempat-tempat peribadatan dan gereja-gereja. Hendaknya mereka jangan mengganggu para pendeta dan orang-orang lemah tak berdaya yang tidak ikut terjun dalam pertempuran”
Dari khutbah diatas telah jelas bahwa al Fatih sadar bahwa kelak jika Ia berhasil menaklukkan Konstantinopel, hal itu semata-mata hanya atas pertolongan dan izin dari Allah SWT, bukan karena kemampuan strategi perang, kekuatan pasukan atau senjatanya. Maka al Fatih berpesan: “Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu didepan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini.
Wasiat dari al Fatih
Menjalani hari-hari terakhirnya setelah diracun, Muhammad al-fatih merasaan kematian mungkin akan segera datang. Ia telah lakukan apa yang ia bisa rasa bisa. Ia telah jalani apa yang ia yakini mesti. Ia telah berikan apa yang ia anggap punya. Ia tunaikan apa yang ia tahu itu menjadi tanggungjawabnya. Maka bila takdir telah membuatnya berkuasa di usia muda dan harus membuatnya mati dalam usia yang belum terlalu tua, hari itu ia merasa layak bicara. Bila ia harus mencari alasan, mungkin hanya satu : ia telah bekerja.
Tiga puluh satu tahun setelah dilaluinya dalam pegabdian, kerja, karya, yang luar biasa. Bila kemudian di hari itu ia hendak bicara, itu sudah semestinya. Ia hendak bicara atas apa yang telah dilakukannya, sebagai sebuah wasiat untuk anaknya yang akan meneruskan kepemimpinannya. Maka kepada anaknya ia sampaikan wasiat:
“Aku sudah diambang kematian. Tapi aku berharap aku tidak kawatir, karena aku meninggalkan seseorang sepertimu. Jadilah seorang pemimpin yang adil, shalih dan penyayang. Rentangkan pengayomamu untuk rakyatmu, tanpa kecuali, bekerjalah untuk menyebarkan islam. Karena sesungguhnya itu merupakan kewajiban para penguasa di muka bumi. Dahuluklan urusan agama atas apapun urusan lainnya. Dan janganlah kamu jemu dan bosan untuk terus menjalaninya. Janganlah engkau angkat jadi pegawaimu mereka yang tidak peduli dengan agama, yang tidak menjauhi dosa besar, dan yang tenggelam dalam dosa. Jauhilah olehmu bid’ah yang merusak. Jagalah setap jengkal tanah islam dengan jihad. Lindungi harta di baitul maal jangan sampai binasa. Janganlah sekali-kali tanganmu mengambil harta rakyatmu kecuali dengan cara yang benar sesuai ketentuan islam. Pastikan mereka yang lemah mendapatkan jaminan kekuatan darimu. Berikanlah penghormatanmu untuk siapa yang memang berhak.”
“Ketahuilah, sesungguhnya para ulama adalah poros kekuatan di tengah tubuh negara, maka muliakanlah mereka. Semangati mereka. Bila ada dari mereka  yang tinggal di negeri lain, hadirkanlah dan hormatilah mereka. Cukupilah keperluan mereka.”
“Berhati-hatilah, waspadalah, jangan sampai engkau tertipu oleh harta maupun tentara. Jangan sampai engkau jauhkan ahli syari’at dari pintumu. Jangan sampai engkau cenderung kepada pekerjaan yang bertentangan dengan ajaran islam. Karena sesungguhnya agama itulah tujuan kta, hidayah itulah jalan kita. Dan oleh sebab itu kita dimenangkan.”
“Ambilah dariku pelajaran ini. Aku hadir ke negeri ini bagaikan seekor semut kecil. Lalu allah memberi nikmat yang besar ini. Maka tetaplah di jalan yang telah aku lalui. Bekerjalah untuk memuliakan agama islam ini, menghormati umatnya. Janganlah engkau hamburkan uang negara, berfoya-foya, dan menggunakannya melampaui batas yang semestinya. Sungguh itu semua adalah sebab-sebab terbesar datangnya kehancuran.”
Itulah wasiat al-Fatih. Ia telah mencatatkan tinta emas dalam sejarah dan mengukir prestasi yang insya Allah layak dibanggakan dihadapan Allah SWT dengan membuktikan pada dunia melalui usaha yang nyata. Kini tinggal kita wahai Saudaraku, yang akan merealisasikan hadits Rasulullah SAW “….tsumma takuunu khilafatan ‘ala minhajin nubuwwah” dengan fikrah Islam dan thoriqah Rasulullah sebagai senjata kita, akan segera kita taklukkan atas izin Allah, ideologi Kapitalis yang saat ini sebagai benteng kuat di benak seluruh penguasa kaum muslim, dan kita dirikan diatas puing-puingnya Negara KHILAFAH ISLAMIYAH!!! ALLAHU AKBAR!!!
 
Wallahu a’laam bishowab. 
 
http://at-tohir.blogspot.com/2012/07/link-download-film-fetih-muhammad-al.html

SEBUAH KISAH TENTANG CINTA KASIH SEORANG AYAH ...

Ayah Bunda Terima kasih atas Jasa-jasamu


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Ayah di dalam kamar, beberapa kali batuk-batuk. "Cinta ayahmu kepadamu luar biasa, tetapi lebih banyak disimpan dalam hati karena kau perempuan", kata ib
u. Aku mendengarkan ibu dengan heran.

"Ketika kau melanjutkan kuliah ke Jakarta dan aku bersama ayahmu mengantarmu ke stasiun, kau dan aku saling berpelukan.
Ayahmu hanya memandang. Dia bilang juga ingin memelukmu, tapi sebagai laki-laki tak lazim memeluk anak perempuan di depan banyak orang, maka dia hanya menjabat tanganmu, lalu berdiri sampai kereta itu menghilang", kata ibu.

"Ibu memang sering menelponmu. Tahukah kau, itu selalu ayahmu yang menyuruh dan mengingatkan. Mengapa bukan ayahmu sendiri yang menelpon? Dia bilang, "Suaraku tak selembut suaramu. Anak kita harus menerima yang terbaik".

"Ketika kamu diwisuda, kami duduk di belakang. Ketika kau ke panggung dan kuncir di togamu dipindahkan rektor, ayahmu mengajak ibu berdiri agar dapat melihatmu lebih jelas. "Alangkah cantiknya anak kita ya bu," kata ayahmu sambil menyeka air matanya.

Mendengar cerita ibu di ruang tamu, dadaku sesak, mungkin karena haru atau rasa bersalah. Jujur saja selama ini kepada ibu aku lebih dekat dan perhatianku lebih besar. Sekarang tergambar kembali kasih sayang ayah kepadaku. Aku teringat ketika naik kelas 2 SMP aku minta dibelikan tas. Ibu bilang ayah belum punya uang.

Tetapi sore itu ayah pulang membawa tas yang kuminta. Ibu heran. "Tidak jadi ke dokter?" tanya ibu. "Kapan-kapan saja. Nanti minum jahe hangat, batuk akan hilang sendiri", kata ayah. Rupanya biaya ke dokter, uangnya untuk membeli tasku, membeli kegembiraan hatiku, dengan mengorbankan kesehatannya.

"Dulu setelah prosesi akad nikahmu selesai, ayahmu bergegas masuk kamar. Kau tahu apa yang dilakukan?" tanya ibu. Aku menggeleng. "Ayahmu sujud syukur sambil berdoa untukmu. Air matanya membasahi sajadah.

Dia mohon agar Allah melimpahkan kebahagiaan dalam hidupmu. Sekiranya kau dilimpahi kenikmatan, dia mohon tidak membuatmu lupa zikir kepada-Nya. Sekiranya diberi cobaan, mohon cobaan itu adalah cara Tuhan meningkatkan kualitas hidupmu. Lama sekali dia sujud sambil terisak. Ibu mengingatkan banyak tamu menunggu. Dia lalu keluar dengan senyuman tanpa ada bekas air di pelupuk matanya".

Mendengar semua itu, air mataku tak tertahan lagi, tumpah membasahi pipi. Dari kamar terdengar ayah batuk lagi. Aku bergegas menemui ayah sambil membersihkan air mata.

"Kau habis menangis?" ayah menatapku melihat sisa air di mataku. "Oh, tidak ayah!" aku tertawa renyah. Ku pijit betisnya lalu pundaknya. "Pijitanmu enak sekali seperti ibumu", katanya sambil tersenyum. Aku tahu, meski sakit, ayah tetap ingin menyenangkan hatiku dengan pujian. Itulah pertama kali aku memijit ayah. Aku melihat betapa gembira wajah ayah. Aku terharu.

"Besok suamiku menyusulku, ambil cuti seminggu seperti aku. Nanti sore ayah kuantar ke dokter", kataku. Ayah menolak. "Ini hanya batuk ringan, nanti akan sembuh sendiri". "Harus ke dokter, aku pulang memang ingin membawa ayah ke dokter, mohon jangan tolak keinginanku", kataku berbohong.

Ayah terdiam. Sebenarnya aku pulang hanya ingin berlibur, bukan ke dokter. Tapi aku berbohong agar ayah mau kubawa ke dokter. Aku bawa ayah ke dokter spesialis. Ayah protes lagi, dia minta dokter umum yang lebih murah. Aku hanya tersenyum.

Hasil pemeriksaan ayah harus masuk rumah sakit hari itu juga. Aku bawa ke rumah sakit terbaik di kotaku. Ibu bertanya setengah protes. "Dari mana biayanya?". Aku tersenyum, "Aku yang menanggung seluruhnya bu. Sejak muda ayah sudah bekerja keras mencari uang untukku.

Kini saatnya aku mencari uang untuk ayah. Aku bisa! Aku bisa bu!". Kepada dokter aku berbisik; "Tolong lakukan yang terbaik untuk ayahku dok, jangan pertimbangkan biaya", kataku. Dokter tersenyum.

Ketika ayah sudah di rumah dan aku pamit pulang, aku tidak menyalami, tetapi merangkul dengan erat untuk membayar keinginannya di stasiun dulu. "Seringlah ayah menelponku, jangan hanya ibu", kataku. Ibu mengedipkan mata sambil tersenyum.

Dalam perjalanan pulang, aku berfikir, berapa banyak anak yang tidak paham dengan ayahnya sendiri seperti aku. Selama ini aku tidak paham betapa besar cinta ayah kepadaku.

Hari-hari berikutnya aku selalu berdoa : "Rabbighfir lii wa li waalidayya warhamhuma kama rabbayaani shagiira". Namun kini dengan perasaan berbeda. Terbayang ketika ayah bersujud pada hari pernikahanku sampai sajadah basah dengan air matanya.

(dikutip dari Rumput Tetangga Tidak Lebih Hijau by Nur Chalis Huda)

... Maaf yaa,jika kedatangan catatan ini mengganggu Pemandangan FB sobat semua ...

Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Salam santun dan keep istiqomah ...

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ... ----

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10151149278585180&set=a.10151003181825180.480702.327342750179&type=1&theater

Khalid bin Walid,

Panglima Perang, si Pedang Allah (Bagian ke-1)

Pribadi yang mengaku tidak tahu dimana dan dari mana kehidupannya bermula, kecuali di suatu hari dimana ia berjabat tangan dengan Rasulullah saw, berikrar dan bersumpah setia….saat itulah dia merasa dilahrikan kembali sebagai manusia “Dialah orang yang tidak pernah tidur, dan tidak membiarkan orang lain tidur.”
Suatu saat Khalid bin Walid pernah menceritakan perjalanannya dari Mekah menuju Madinah kepada Rasulullah:
“Aku menginginkan seorang teman seperjalanan, lalu kujumpai Utsman bin Thalhah; kuceritakan kepadanya apa maksudku, ia pun segera menyetujuinya. Kami keluar dari kota Mekah sekitar dini hari, di luar kota kami berjumpa dengan Amr bin Ash.
Maka berangkatlah kami bertiga menuju kota Madinah, sehingga kami sampai di kota itu di awal hari bulan Safar tahun yang ke delapan Hijriyah. Setelah dekat dengan Rasulullah saw kami memberi salam kenabiannya, Nabi pun membalas salamku dengan muka yang cerah. Sejak itulah aku masuk Islam dan mengucapkan syahadat yang haq…”
Rasulullah bersabda, “Sungguh aku telah mengetahui bahwa anda mempunyai akal sehat, dan aku berharap, akal sehat itu hanya akan menuntun anda kejalan yang baik…” Oleh karena itulah, aku berjanji setia dan bai’at kepada beliau, lalu aku Mohon “Mohon Rasulullah mintakan ampun untukku terhadap semua tindakan masa laluku yang menghalangi jalan Allah…”
Dalam perang Muktah, ada tiga orang Syuhada Pahlawan, mereka adalah Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah, mereka bertiga adalah Syuhada Pahlawan si Pedang Allah di Tanah Syria. Untuk keperluan perang Muktah ini, pasukan musuh, Pasukan Romawi mengerahkan sekitar 200.000 prajurit.
Dalam hal ini Rasulullah bersabda, “Panji perang di tangan Zaid bin Haritsah, ia bertempur bersama panjinya sampai ia tewas. Kemudian panji tersebut diambil alih oleh Ja’far, yang juga bertempur bersama panjinya sampai ia gugur sebagai syahid. Kemudian giliran Abdullah bin Rawahah memegang panji tersebut sambil bertempur maju, hingga ia juga gugur sebagai Syahid.”
“Kemudian panji itu diambil alih oleh suatu Pedang dari pedang Allah, lalu Allah membukakan kemenangan di tangannya.”
Sesudah Panglima yang ketiga gugur menemui syahidnya, dengan cepat Tsabit bin Arqam menuju bendera perang tersebut, lalu membawanya dengan tangan kanannya dan mengangkatnya tinggi-tinggi di tengah-tengah pasukan Islam agar barisan mereka tidak kacau balau, dan semangat pasukan tetap tinggi…
Tak lama sesudah itu, dengan gesit ia melarikan kudanya kearah Khalid bin Walid, sambil berkata kepadanya, “Peganglah panji ini, wahai Abu Sulaiman…!”
Khalid merasa dirinya sebagai seorang yang baru masuk Islam, tidak layak memimpin pasukan yang di dalamnya terdapat orang-orang Anshor dan Muhajirin yang terlebih dahulu masuk Islam daripadanya, Sopan, Rendah hati, arif bijaksana, itulah sikapnya. Ketika itu ia menjawab, “Tidak….. jangan saya yang memegang panji suci ini, engkaulah yang paling berhak memegangnya, engkau lebih tua, dan telah menyertai perang Badar!
Tsabit menjawab, “Ambillah, sebab engkau lebih tahu siasat perang daripadaku, dan demi Allah aku tidak akan mengambilnya, kecuali untuk diserahkan kepadamu!”  kemudian ia berseru kepada semua pasukan muslim, Bersediakah kalian di bawah pimpinan Khalid?” mereka menjawab, “Setuju!”
Dengan gesit panglima baru ini melompati kudanya, di dekapnya panji suci itu dan mencondongkannya kearah depan dengan tangan kanannya, seakan hendak memecahkan semua pintu yang terkunci itu, dan sudah tiba saatnya untuk di dobrak dan diterjang. Sejak saat itulah, kepahlawanannya yang luar biasa, terkuak dan mencapai titik puncak yang telah ditentukan oleh Allah baginya…
Saat perang Muktah inilah korban di pihak kaum muslimin banyak berjatuhan, dengan tubuh-tubuh mereka berlumuran darah, sedang balatentara Romawi dengan jumlah yang jauh lebih besar, terus maju laksana banjir yang terus menyapu medan tempur.
Dalam situasi yang sangat sulit itu, tak ada jalan dan taktik perang yang bagaimanapun, akan mampu merubah keadaan. Satu-satunya jalan yang dapat dilakukan oleh seorang Komandan perang, ialah bagaimana melepaskan tentara Islam ini dari kemusnahan total, dengan mencegah jatuhnya korban yang terus berjatuhan, serta berusaha keluar dari keadaan itu dengan sisa-sisa yang ada dengan selamat
Pada saat yang genting itu, tampillah Khalid bin Walid, si Pedang Allah, yang menyorot seluruh medan tempur yang luas itu, dengan  kedua matanya yang tajam. Diaturnya rencana dan langkah yang akan diambil secepat kilat, kemudian membagi pasukannya  kedalam kelompok-kelompok besar dalam suasana perang berkecamuk terus. Setiap kelompok diberinya tugas sasaran masing-masing, lalu dipergunakanlah seni Yudhanya yang membawa mukjizat, dengan kecerdikan akalnya yang luar biasa, sehingga akhirnya ia berhasil membuka jalur luas diantara pasukan Romawi. Dari jalur itulah seluruh pasukan Muslim menerobos dengan selamat. Karena prestasinya dalam perang inilah Rasulullah menganugrahkan gelar kepada Khalid bin Walid, “Si Pedang Allah yang senantiasa terhunus”.
Sepeninggal Rasulullah, wafat, Abu Bakar memikul tanggung jawab sebagai Khalifah. Dia menghadapi tantangan yang sangat besar dan berbahaya, yaitu gelombang kemurtadan yang hendak menghancurkan agama yang baru berkembang ini. Berita-berita tentang pembangkangan kaum-kaum dan suku-suku Di Jazirah Arab ini, dari waktu ke waktu semakin membahayakan. Dalam keadaan genting seperti ini, Abu Bakar sendiri maju untuk memimpin pasukan Islam. Tetapi para sahabat utama tidak sepakat dengan tindakan Abu Bakar ini. Semuanya sepakat untuk meminta Khalifah agar tetap tinggal di Madinah.
Sayyidina Ali terpaksa menghadang Abu Bakar dan memegang tali kekang kuda yang sedang di tungganginya untuk mencegah keberangkatannya bersama pasukannya menuju medan perang, sembari berkata, “Hendak kemana Engkau wahai Khalifah Rasulullah, akan kukatakan kepadamu apa yang pernah dikatakan Rasulullah di hari Uhud: “Simpanlah pedangmu wahai Abu Bakar, jangan engkau cemaskan kami dengan dirimu!”
Di hadapan desakan dan suara bulat kaum muslimin, Khalifah terpaksa menerima untuk tetap tinggal di kota Madinah. Maka setelah itu, di bagilah tentara Islam menjadi sebelas kesatuan, dengan beban tugas tertentu. Sedang sebagai kepala dari keseluruhan pasukan tersebut, diangkatlah Khalid bin Walid. Dan setelah menyerahkan bendera kepada masing-masing komandannya, Khalifah mengarahkan pandangan kepada Khalid bin Walid, sambil berkata:
Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, bahwa sebaik-baik hamba Allah dan kawan sepergaulan, ialah Khalid bin Walid, sebilah pedang diantara pedang Allah yang ditebaskan kepada orang-orang kafir dan munafik…!”
Khalid pun segera melaksanakan tugasnya dengan berpindah-pindah dari suatu tempat medan tempur  ke pertempuran yang lain, dari suatu kemenangan ke kemenangan berikutnya.
Datanglah perintah dari Khalifah Abu Bakar, kepada Panglima yang tak tertandingi ini, agar berangkat menuju Yamamah untuk memerangi Bani Hanifah bersama kabilah-kabilah yang telah bergabung dengan mereka yang terdiri dari gabungan aneka ragam tentara murtad yang paling berbahaya. Pasukan ini di pimpin oleh Musalimah al-Kadzdzab..
Khalid bersama pasukannya mengambil posisi di dataran bukit-bukit pasir Yamamah, dan menyerahkan bendera perang kepada komandan-komandan pasukannya, sementara Musailamah menghadapinya dengan segala kecongkakan dan kedurhakaan bersama dengan pasukan tentaranya yang sangat banyak, seakan-akan tak akan habis-habisnya.
Di tengah pertempuran yang berkecamuk amat dahsyat ini, Khalid melihat keunggulan musuh, ia lalu memacu kudanya ke suatu tempat tinggi yang terdekat, lalu ia melayangkan pandangannya ke seluruh medan tempur. Pandangan cepat yang diliputi ketajaman dan naluri perangnya, dengan cepat ia dapat mengetahui dan menyimpulkan titik kelemahan pasukannya.
Ia dapat merasakan, ada rasa tanggung jawab yang mulai melemah di kalangan parajuritnya di tengah serbuan-serbuan mendadak pasukan Musailamah. Maka diputuskanlah secepat kilat untuk memperkuat semangat tempur dan tanggung jawab pasukan muslimin itu. Di panggilnya komandan-komandan teras dan sayap, ditertibkannya posisi masing-masing di medan tempur, kemudian ia berteriak dengan suaranya yang mengesankan kemenangan:
Tunjukkanlah kelebihanmu masing-masing…, akan kita lihat hari ini jasa setiap suku!
Orang-orang Muhajirin maju dengan panji-panji perang mereka, dan orang-orang Anshor pun maju dengan panji-panji perang mereka, kemudian setiap kelompok suku dengan panji-panji tersendiri. Semangat juang pasukannya jadi bergelora lebih panas membakar, yang dipenuhi dengan kebulatan tekad, menang atau mati syahid. Sedangkan Khalid terus menggemakan Takbir dan Tahlil, sambil memberikan komando kepada para komandan lapangannya. Dalam waktu singkat, berubahlah arah pertempuran, prajurit-prajurit pimpinan Musailamah mulai berguguran, laksana nyamuk yang meggelepar berjatuhan.
Khalid bin Walid berhasil menyalakan semangat keberaniannya seperti sengatan aliran listrik kepada setiap parajuritnya, itulah salah satu keistimewaannya dari sekian banyak keunggulannya. Musailamah tewas bersama para prajuritnya, bergelimpangan memenuhi seluruh area medan pertempuran, dan terkuburlah selama-lamanya bendera yang menyerukan kebohongan dan kepalsuan.
Selanjutnya, Khalifah Abu Bakar memerintahkan Khalid bin Walid untuk berangkat menuju Irak, maka berangkatlah sang Mujahid ini ke Irak. Ia memulai operasi meliternya di Irak dengan mengirim surat ke seluruh Pembesar Kisra (Kaisar Persia) dan Gubernur-Gubernurnya di semua wilayah Irak.
Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Khalid Ibnu Walid kepada para pembesar Persi. Keselamatan bagi siapa saja yang mengikuti petunjuk. Kemudian segala puji kepunyaan Allah yang telah memporak porandakan kaki tangan kalian, dan merenggut kerajaan kalian, serta melemahkan tipu daya kalian. Siapa yang shalat seperti shalat kami, dan menghadap kiblat kami, jadilah ia seorang muslim. Ia akan mendaptkan hak seperti hak yang kami dapatkan, dan ia berkewjiban seperti kewajiban kami. Bila telah sampai kepada kalian surat ini, maka hendaklah kalian kirimkan kepadaku jaminan, dan terimalah dariku perlindungan jika tidak, maka demi Allah yang tiada Tuhan selain Dia, akan kukirimkan kepada kalian satu kaum berani mati, padahal kalian masih sangat mencintai hidup…!”
Para mata-mata yang disebarkannya ke seluruh penjuru Persia datang menyampaikan berita tentang keberangkatan pasukan bala tentara yang sangat besar yang dipersiapkan oleh panglima-panglima Persia di Irak.
Khalid tidak membuang-buang waktu, dengan cepat ia memersiapkan pasukannya untuk menghadapi pasukan Persia tersebut. Dalam perjalanan menuju Persia ini ia berhasil memperoleh kemenangan-kemenangan, mulai dari Ubullah, As-Sadir, di susul Najaf, lalu Al-Hirah, Al-Ambar, sampai Khadimiah. Di setiap tempat yang berhasil ia taklukkan ia disambut wajah berseri penduduknya, karena di bawah bendera Islam, mereka orang-orang yang lemah yang tertindas penjajah Persia, dapat berlindung dengan aman.
Rakyat yang terjajah dan lemah selama ini banyak mengalami derita perbudakan dan penyiksaan dari orang Persia. Khalid selalu berpesan dengan peringatan keras, kepada seluruh pasukannya setiap kali akan berangkat ke medan tempur:
Jangan kalian sakiti para petani, biarkanlah mereka bekerja dengan aman, kecuali bila ada yang hendak menyerang kalian, perangilah orang-orang yang memerangi kalian…”.

http://www.sufiz.com/kisah-mujahid/khalid-bin-walid-panglima-perang-si-pedang-allah-bagian-1.html

Seperti Inilah Harusnya seorang Pemimpin.....





Isteri Erdogan Tak Kuasa Menahan Tangis di Myanmar

Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu dan istri perdana menteri Turki Emine Erdogan hari Jumat (10/8/2012) mengunjungi Muslim Rohingya di kamp pengungsian Banduba di negara bagian Arakan (Rakhine), Myanmar.

Selain PBB, bantuan yang diserahkan Turki itu merupakan bantuan dari negara asing pertama yang sampai kepada pengungsi Rohingya, lansir
Today's Zaman.

Dalam kunjungan itu, Davutoglu dan Emine Erdogan mendapatkan penjelasan dari Bulan Sabit Merah Turki (TRC) tentang kondisi kamp pengungsi tersebut.

Menurut TRC, di tempat itu terdapat 8.532 orang pengungsi dan saat ini membutuhkan 801 tenda.

Saat ditanya Davutoglu tentang masalah terbesar yang dihadapi pengungsi, TRC mengatakan bahwa penghuni kamp tersebut kesulitan mendapatkan akomodasi yang layak dan menderita kekurangan gizi.

Istri PM Erdogan menangis

Dalam rekaman video yang diunggah ke YouTube, tampak Emine Erdogan tidak kuasa menahan tangis ketika Davutoglu berdialog dengan salah seorang pengungsi dengan bantuan penterjemah.

Davutoglu menanyakan apa yang dibutuhkan oleh pengungsi. Dijawab oleh seorang pria Rohingya, “Kami membutuhkan bantuan.”

“Kami ingin mendapatkan bantuan Anda,” katanya menegaskan sambil menangis.

Pada saat yang sama, Emine Erdogan yang duduk di kursi sebelah kiri Davutoglu terlihat berlinangan air mata. Ia terus mengusap mata dan hidungnya dengan selembar tissue putih.

“Kami mengucapkan terima kasih dan kami sangat bahagia melihat Anda berkunjung ke sini,” kata pria itu, setelah mendengar jawaban Davutoglu bahwa mereka bersama-sama akan membantu pengungsi.

Davutoglu dan pria Rohingya itu kemudian berpelukan. Terdengar kata “Allah...” saat pria itu memeluk erat Davutoglu sambil menangis.

Emine Erdogan kembali tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Sembari sedikit menolehkan wajah, istri PM Turki Recep Tayyip Erdogan itu, meletakkan telapak tangan kanannya di depan mulut untuk menahan tangis.

Di jalanan, Muslim Rohingya tampak berbaris menyambut iring-iringan kendaraan rombongan dari Turki itu. Mulai dari anak-anak kecil sampai orang tua, pria dan wanita, melambai-lambaikan tangan memberi penghormatan.

“Assalamu'alaikum..,” kata mereka bergantian seraya tersenyum sambil berbaris di tepi jalan. Mereka seperti tidak peduli meskipun harus berbasah-basahan karena hujan.

Ketika Davutoglu menyerahkan bantuan, pengungsi wanita mendekati Emine Erdogan. Mereka pun berpelukan erat sambil menangis. Lihat videonya link ini: http://www.youtube.com/watch?v=MEfniqNel0g


Kunjungi warga Buddhis

Setelah mengunjungi kamp pengungsi Muslim Rohingya, Davutoglu dan rombongan mendatangi kamp pengungsi warga Buddhis.

Di tempat itu rombongan dari Ankara tersebut juga membagikan paket bantuan.

Davutoglu menyatakan bahwa semua orang memiliki hak yang sama dan ia berharap melihat warga Muslim dan Buddhis hidup berdampingan dengan damai.

Menteri Luar Negeri Turki itu juga menyampaikan salam dari rakyat Turki untuk rakyat Myanmar dan menegaskan bahwa Bulan Sabit Merah Turki akan terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Menurut data resmi, Myanmar memiliki populasi 55 juta jiwa, di mana 90 persen beragama Buddha dan 10 persen Muslim.

Sementara itu, lapor Today's Zaman, Direktorat Manajemen Bencana dan Keadaan Darurat di Kantor Kementerian Perdana Menteri Turki (AFAD) menyatakan bahwa sampai saat ini jumlah bantuan untuk Muslim Myanmar yang berhasil dikumpulkan mencapai TL3,4 juta.

AFAD mengucapkan terima kasih kepada rakyat Turki atas dukungan mereka kepada saudara-saudaranya yang menderita akibat perang sipil, pembantaian etnis dan kemiskinan di wilayah Arakan, Myanmar. [hidayatullah]

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KISAH HIDUPKU.... - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger