-Ganti almt yg url merah di atas dgn url yang tadi anda buat di http://code.google.com/hosting/
Latest Movie :


Recent Movies

Subhanallah! Sungai Terjernih Di Dunia

Subhanallah! Sungai Terjernih Di Dunia (10 Foto) | Ciptaan Allah itu sememangnya indah. Jika di dunia dilihat indah dan cantik, bagaimana pula keindahan di dalam syurga nanti. Menyentuh bab keindahan ini, terdapat sungai Verzasca yang terletak di Switzerland ini dikenali kerana kejernihan airnya yang mengalir dari gunung-ganang yang terletak di Pizzo Barone ke Tasik Maggiore. Air sungai ini sangat jernih, sehinggakan pada kedalaman 10 meter di dasar sungai, anda masih dapat melihat dengan jelas jambatan yang merentangi sungai ini. Lokasi ini terkenal sebagai kawasan pelancongan untuk aktiviti scuba diving dan bungee jumping.














Sumber

Mendidik Anak Cara Islam

Anak adalah anugerah sekaligus amanah. Lebih dari itu, anak adalah investasi akhirat kedua orangtuanya. Rasulullah saw telah mengabarkan tiga jenis amal jariyah “amal yang terus-menerus mengalir”. Salah satunya adalah anak yang shalih.
Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, yakni tauhid. Namun kemudian anak bisa berubah dari fitrahnya karena lingkungan di sekitarnya. Dalam hadits Nabi saw yang terkenal, disebutkan bahwa fitrah anak bisa berubah di tangan kedua orangtuanya. Ini sangatlah benar karena orangtua adalah lingkungan yang paling dekat dengan anak. Karena itu, peran orangtua sebetulnya adalah yang paling penting dalam pendidikan anak. Karena itu tidak benar jika ada orangtua yang berpendapat bahwa pendidikan anak-anaknya sudah cukup dilakukan di sekolah saja.a.
Tetapi memang orangtua bukanlah satu-satunya yang bisa mempengaruhi seorang anak, tetapi juga guru-gurunya, apa yang ia dengar, ia baca, dan ia tonton, serta lingkungan pergaulannya. Untuk itu, hendaknya setiap orangtua mencarikan guru dan sekolah yang terbaik untuk anaknya. Juga mengarahkan dan mengawasi bacaan dan tontonan anaknya, serta dengan siapa saja anaknya bergaul.

Pendidikan Sedini Mungkin

Islam mengajarkan agar kita mendidik anak sedini mungkin. Mendidik anak bahkan sudah dimulai saat kita memilih pasangan hidup. Tidak lain karena pendidikan anak nantinya juga sangat tergantung pada kualitas pasangan hidup kita. Rasulullah saw bersabda, “Pilihlah ladang yang baik untuk menanam bibit (sperma) kalian.”

Kemudian kita juga mulai mendidik anak ketika anak masih dalam kandungan. Demikian juga tentu saja setelah anak telah terlahir ke dunia. Kalimat pertama yang kita perdengarkan di telinga anak yang baru terlahir adalah kalimat-kalimat thayyibah berupa adzan dan iqamat. Pendek kata, jangan pernah menunda-nunda dalam mendidik anak. Lakukanlah sedini mungkin.

Pendidikan Integral

Islam menginginkan agar anak-anak dididik menjadi manusia yang kuat dan mandiri. Karena itulah Al-Qur’an memperingatkan jangan sampai kita meninggalkan anak keturunan yang lemah. Lemah disini jangan hanya diartikan dari sisi materi, tetapi juga dari sisi spiritualitas, mentalitas, dan moralitas. Karena itu orangtua ketika mencari sekolah untuk anak-anaknya jangan hanya berpikir tentang sekolah yang bisa membuat anaknya pintar matematika dan bahasa Inggris, atau nilai Unas yang tinggi. Tetapi harus juga berpikir sekolah mana yang bisa menanamkan keimanan, karakter, dan moral yang baik kedalam diri anak.

Dalam perspektif Islam, pendidikan yang diberikan kepada anak harus integral. Tidak hanya mendidik satu sisi saja lalu mengabaikan sisi yang lainnya. Anak harus dididik untuk menjadi manusia yang kuat iman dan ibadahnya serta bagus akhlaqnya, dan pada saat yang sama harus juga dididik untuk menjadi anak yang pintar, anak yang sehat, anak yang kuat, dan anak yang terampil. Karena itu, Rasulullah saw disamping memerintahkan kepada para sahabat beliau untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak mereka, juga memerintahkan mereka untuk mengajari anak-anak mereka berenang, memanah, dan menunggang kuda. Maka sangat menggembirakan sekarang ini telah banyak bermunculan sekolah-sekolah yang memiliki kurikulum integral, yang memadukan antara imtaq dan iptek, yang memadukan antara kurikulum Diknas dengan kurikulum ala pesantren. Dengan pendidikan integral seperti ini, diharapkan akan muncul manusia-manusia yang “berotak Jerman” tetapi “berhati Mekkah”. Manusia yang ber-imtaq sekaligus ber-iptek.

Meski pendidikan imtaq dan iptek harus sama-sama diberikan kepada anak, namun yang lebih prioritas untuk diberikan sedini mungkin adalah pendidikan imtaq. Al-Qur’an sendiri mencontohkan bagaimana Ya’qub as dan Luqman menekankan pendidikan tauhid kepada anak-anak mereka. Yang demikian ini tidak lain karena imtaq ibarat pondasi sebuah bangunan. Apalah gunanya bangunan dibuat megah dan indah akan tetapi diatas pondasi yang rapuh? Tentu keruntuhan bangunan itu hanya soal waktu. Kita sendiri menyaksikan di negeri ini cukup banyak orang pintar, namun sedikit sekali yang jujur dan bermoral tinggi. Lain halnya jika pondasi sudah kuat dan kokoh, maka bangunan tinggal ditinggikan dan dibuat megah. Karena itu penting bagi setiap orangtua untuk memperkuat imtaq anak pada usia dini, dan memilihkan pendidikan dasar yang memberikan pendidikan imtaq yang baik.

Mendidik dengan Keteladanan

Mendidik tidak sekadar mengajar. Mendidik tidak semata-mata mentransfer pengetahuan. Lebih dari itu, mendidik adalah menanamkan nilai-nilai, sikap, dan perilaku. Dengan hakikat pendidikan yang seperti ini, tidaklah cukup pendidikan hanya dilakukan dengan berkata-kata atau berceramah. Perlu ada keteladanan.

Rasulullah saw adalah panutan kita dalam hal ini. Allah SWT sendiri telah berfirman, “Sungguh bagi kalian pada diri Rasulullah ada suri tauladan yang baik.” Dan Rasulullah saw terbukti telah berhasil mendidik para sahabat beliau menjadi pribadi-pribadi unggul dan terbaik melalui keteladanan beliau. Rasulullah saw tidak hanya berkata-kata dan berceramah, tetapi langsung memberikan keteladanan. Rasulullah saw tidak hanya membacakan Al-Qur’an dan mengajarkan makna dan kandungannya, tetapi juga “Al-Qur’an yang berjalan” yang disebut oleh Aisyah ra sebagai: “Akhlaq beliau adalah Al-Qur’an.” Ini penting dipahami oleh setiap orangtua dan pendidik. Jangan sampai kita mengatakan dan mengajarkan sesuatu tetapi dalam keseharian justru bersikap dan berperilaku yang sebaliknya. Ingatlah bahwa lisanul hal afshahu min lisanil maqal “bahasa tindak-tanduk dan perbuatan lebih fasih daripada bahasa kata-kata”. Apalagi anak-anak punya kecenderungan tinggi untuk mencontoh. Pepatah bilang: “Guru kencing berdiri, anak kencing berlari.”

Pendekatan yang Tepat

Apakah sebaiknya kita mendidik anak kita dengan cara-cara liberal ala Amerika ataukah dengan cara yang keras dan disiplin ala Cina? Buku-buku Amerika barangkali sering mengajarkan agar kita jangan sekali-kali memarahi anak dengan alasan akan mematikan daya kreativitas dan inisiatifnya. Hubungan anak dengan orangtua hendaknya sedemokratis mungkin. Sebaliknya pendekatan ala Cina sering digambarkan sebagai pendidikan yang keras dan penuh disiplin. Orangtua berada pada posisi yang superior terhadap anak. Orang-orang Cina percaya bahwa anak mereka akan kuat dengan tekanan seperti itu, sampai anak itu benar-benar berhasil.

Kalau kita memperhatikan Al-Qur’an, kita akan melihat bahwa Islam memiliki pendekatan yang seimbang. Tidak terlalu keras namun juga tidak terlalu liberal. Al-Qur’an mengajarkan bahwa tidak selamanya kita haram berkata “jangan” kepada anak. Menurut Al-Qur’an, dalam perkara-perkara yang prinsip orangtua jangan ragu-ragu untuk berkata “jangan” kepada anak. Sebagai contoh, Al-Qur’an menceritakan kisah Luqman yang berkata kepada anaknya, “Wahai anakku sayang, janganlah engkau menyekutukan Allah.” Meskipun berkata “jangan” namun orangtua menyampaikannya dengan penuh kasih sayang. Ini bisa kita lihat dari cara orangtua memanggil anaknya: “Ya bunnayya (Wahai anakku sayang).”

Rasulullah saw pun mengajarkan agar kita tidak segan-segan memukul anak kita pada usia sepuluh tahun jika ia meninggalkan sholat. “Perintahkanlah anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka pada usia sepuluh tahun bila tidak mengerjakan shalat, serta pisahkanlah mereka di tempat tidurnya.” (HR. Abu Dawud dengan sanad hasan) Tentu saja yang dimaksudkan oleh beliau adalah pukulan mendidik, pukulan kasih sayang, dan pukulan yang tidak menyebabkan luka apalagi mencederai.

Tidakkah kita tahu bahwa tradisi dan khazanah Islam telah menawarkan pendekatan seperti apa yang semestinya kita lakukan dalam mendidik anak? Ali bin Abi Thalib mengatakan dalam sebuah ungkapannya yang masyhur : “Ajaklah anak bermain pada tujuh tahun pertama, disiplinkanlah anak pada tujuh tahun kedua dan bersahabatlah pada anak usia tujuh tahun ketiga.” Selaras dengan ini, Ibnu Sina berkata, “Tujuh tahun pertama perlakukan anak seperti raja, tujuh tahun kedua seperti tawanan, dan tujuh tahun ketiga perlakukan anak seperti mitra.” Ini artinya, sampai dengan usia 7 tahun adalah dunia bermain bagi anak, usia 7 sampai 14 tahun adalah masa untuk mulai menanamkan kedisiplinan kepada anak, dan usia 14 sampai 21 tahun adalah masa untuk memperlakukan anak seperti teman dan sahabat karena mereka sedang berada dalam masa remaja, masa dimana anak memiliki ego yang tinggi dan ingin merasa dianggap dan dihargai. Disamping juga karena usia 14 sampai 21 tahun itu adalah masa untuk mengantarkan anak menuju kedewasaan dan kemandirian. Wallahu a’lam bish shawab.
http://ikadijatim.org/mendidik-anak-cara-islam/

080912_Hidup di bawah naungan Al-Qur'an - Ust M. Sholeh Drehem, Lc

Ketika Iblis Minta Pensiun Dini

Ustd M. Soleh Drehem Lc

Pentingnya Menjaga Hati

Taujih Ustd M. Soleh Drehem Lc

Cara Menggunakan mdma

Saya terinspirasi oleh modem saya yaitu modem vodafone seri k3765 yang saat itu menjadi lemot internetnya karena kehabisan kuota. Lalu saya diberi tahu kakak saya agar kecepatannya lebih dan tidak lola lagi, yaitu dengan software mdma, langsung saja, nih, tutorial cara menggunakan mdma:

1. Download softwarenya terlebih dahulu. Tanyakan pada mbah google. Tampilan softwarenya yaitu seperti ini


2. Sebelum mengklik “connect“, pastikan connection type yang terpilih adalahGPRS/EDGE Only.

3. Klik connect, dan pilih koneksi yang Anda inginkan.

4. Setelah berjalan, ubah connection type menjadi 3G Only. Kemudian klik Apply.

5. Lihat perubahan yang terjadi
selamat mencoba......

Nb: Software ini sebaiknya digunakan saat kuota internet telah habis!!!!! Simple kan, sooo, terapkan aja gan, thanks . . . . .

Beternak Kambing Perah

K A M B I N G


I. Keutamaan Beternak Kambing Perah.

Ternak kambing perah adalah salah satu yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena ternak ini mempunyai beberapa keunggulan antara lara lain :

1.  Produk susu ternak kambing ini mempunyai kualitas tinggi di banding   
    dengan susu ternak lain, terutama untuk kesehatan, pemulihan penyakit  
    TBC.
2. Ternak kambing mempunyai nilai budaya dan spiritual yang penting.
3. Ternak kambing bisa beradaptasi pada berbagai kondisi ekologis di seluruh 
    tanah air.
4. Usaha sapi perah sulit diusahakan oleh masyarakat karena modal para 
   petani kita sangat terbatas, kambing perah adalah pilihan tepat dan 
   alternatif guna memenuhi kebutuhan susu bagi mereka.



       Oleh sebab itulah  permintaan ternak kambing ini cukup tinggi, masih sulit terpenuhi oleh populasi ternak ternak kambing yang ada. Oleh sebab itu, usaha  ternak kambing mempunyai prospek yang cerah untuk dikembangkan baik sebagai usaha pokok maupun usaha sampingan, khususnya dalam rangka menyediakan susu bagi masyarakat menengah ke bawah.

Usaha ternak kambing mempunyai beberapa keunggulan antara lain:

1. Usaha ternak kambing tidak membutuhkan modal besar, jika dibandingkan  dengan usaha ternak ruminansia lainnya.

2. Perkembangbiakan nya cepat karena bisa melahirkan lebih dari 1 ekor/kelahiran dan bisa melahirkan 2 kali/tahun.

3. Bisa menjadi tabungan karena sewaktu waktu bisa dijual  jika membutuhkan uang.

4. Usaha ternak kambing perah dapat dilakukan oleh seluruh anggota keluarga, termasuk oleh ibu ibu dan anak anak.

5. Tidak membutuhkan dukungan teknologi  tinggi seperti penyediaan kulkas untuk menyimpan susu, karena susu dari seekor kambing bisa dikonsumsi oleh 1 keluarga sehingga tidak memerlukan pengawetan.


         Dengan keunggulan keunggulan inilah, sehingga kambing sering dijuluki dengan " sapinya orang yang kurang mampu ". Oleh sebab itu, kambing disamping dapat meningkatkan konsumsi protein hewani masyarakat, juga dapat meningkatkan pendapatan petani melalui budidaya ternak kambing tersebut.





       Sebagai gambaran, seekor induk kambing dapat menghasilkan susu sekitar 1-2 liter/ekor/hari. Susu ini bisa mensubsidi kebutuhan susu keluarga. Jika harga susu kambing Rp 5000,-/liter/ekor, maka sehari bisa diperoleh sekitar Rp 10.000,-/ekor perhari jika susu susu tersebut dijual. Jika dikonsumsi sendiri, maka produk ini menambah nilai gizi keluarga petani tersebut.


II. Pemeliharaan Ternak Kambing.




a. Pemilihan Ternak.

       Langkah pertama adalah menentukan jenis kambing yang akan dipelihara. Jenis   kambing    perah yang terkenal  di Indonesia   adalah Peranakan Etawa [ PE ] asal India. Jenis kambing yang lain adalah Saanen dan Toggenburg.

Setelah menentukan jenis kambing yang akan dipelihara, maka langkah selanjutnya adalah menentukan kambing yang termasuk bibit unggul dengan kriteria sebagai berikut :

- Pertumbuhan kambing sesuai dengan umurnya.
- Bentuk tubuh yang seimbang.
- Telah dikenali sifat baiknya.
- Dari keturunan yang sering melahirkan.
- Menyukai aneka ragam bahan makanan.


b. Kandang.




Kandang mempunyai fungsi sebagai berikut :

- Sebagai tempat bernaung dan berlindung sehingga bisa terhindar hujan, 
  panas, angin dan kedinginan di malam hari serta terhindar dari binatang 
  pemangsa.
- Tempat yang aman dan bersih untuk melahirkan dan diperah susunya.
- Tempat untuk pemacekan.
- Memudahkan untuk melakukan pengawasan mengenai penyakit, makanan dan 
  reproduksi.

Untuk mendirikan kandang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :

1. Luas kandang : Untuk seekor kambing jantan memerlukan kandang seluas 1 x 1,5 m. untuk betina seluas 0,8 x 1,5 m. Untuk betina yang mempunyai anak luas kandang sama dengan luas kandang jantan. Untuk kandang yang menampung 10 ekor betina bercampur dengan jantan maka luas kandang 1,5 x 6 m atau 1,5 x 7,5 m.

2. Lantai kandang : Sebaiknya lantai kandang dibuat paling kurang 50 cm dari atas tanah untuk menghindari bau yang bisa mengganggu  kesehatan kambing. Bahan lantai terdiri dari bahan yang tahan terhadap air kencing kambing. Bahan tersebut dipasang  dengan jarak 1 - 1,5 cm agar kotoran dan urine kambing bisa langsung jatuh kebawah.

3. Dinding Kandang : Untuk menghindari angin kencang yang menggangu kambing, maka perlu dibuat dinding yang tertutup. Dibagian depan kandang disediakan tempat makan sehingga ada lubang yang memingkinkan  kepala kambing keluar untuk makan dan minum. Pintu untuk keluar masuknya kambing biasanya diletakkan dibagian belakang kandang. Bagi daerah yang udara nya pasas, sebaiknya kandang dilengkapi ventilasi agar kambing tidak kena cekaman panas.]

4. Tempat makanan dan minuman ; Sebaiknya diletakkan tidak mudah terkena matahari atau hujan. Ukurannya disesuaikan dengan kondisi kandang dan jenis makanan yang akan digunakan. Sebagai patokan dapat dibuat   tempat makan dengan ukuran : lebar bagian dasar 25 cm, bagian atas 35 - 40 cm, dalam rak 50 cm.

5. Atap : perlu diusahakan agar atap kandang tidak bocor. Bagi daerah yang udaranya panas, sebaiknya atap terdiri dari bahan yang bisa menahan panas matahari, misalnya atap rumbia dan alang alang.


C. Pakan.



    
    Kambing termasuk kelompak ternak ruminansia atau memamah biak atau mempunyai perut ganda. Karena itulah makanan utama kambing adalah tanaman/rumput hijau. Namun demikian kambing juga bisa makan rumput yang sudah kering dan berbagai limbah  pertanian lainnya, seperti dedak dan jerami. Oleh karena itu kambing bisa beradaptasi pada daerah yang gersang.

Ada berbagai jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai pakan kambing antara lain :

- Rumput : Kalanjono, benta, benggala dll.
- Kacang kacangan: Lamtoro, turi, kacang tanah dan kedelai.
- Daun pepohonan : waru, ketela pohon, pisang dan nagka.


Seekor kambing biasanya mengkonsumsi 6 kg hijauan untuk kambing perah, penambahan konsentrat sekitar 0,5 kg/ekor sangat perlu. Konsentrat bisa disusun menggunakan campuran dari dedak, kacang hijau, jagung giling, bungkil, garam dapur dan mineral. Bahan bahan ini juga bisa dibuat dalam bentuk bubur yang akan diberikan setiap hari.


D. Penyakit.


Munculnya penyakit pada kambing bisa dicegah melalui  :

- Menjaga kebersihan kandang. Hindari kondisi lembab dan basah.
  Usahakan sinar matahari pagi bisa masuk dalam kandang.
- Upayakan agar terjadi pertukaran udara dalam kandang.
- Siapkan makanan dalam jumlah dan kualitas yang cukup.


Penyakit Penyakit yang bisa menyerang kambing adalah :


- Erithym cotagiosa [ orf ]. Penyakit yang disebabkan oleh virus dengan tanda tanda luka dibagian bibir kambing. Penyakit ini cepat sekali menular. Pencegahannya dengan cara memberi obat obat luka, seperti yodium tincture pada bagian luka di awal aawal kena infeksi.

- Scabies atau kurap. Penyakit ini disebabkan oleh parasit dengan tanda tanda timbulnya totol totol warna merah pada kulit. Kalu dirabah kulit se akan akan tambah tebal. Bulu rontok, kulit bersisik dan keropak. Napsu makan kurang, ternak jadi kurus dan berakhir dengan kematian. Pencegahan penyakit bisa dilakukan dengan ramuan serbuk belerang, kunyit dan minyak kelapa. Bisa juga menggunakan obat patent seperti sumtol.

- Penyakit cacing : Disebabkan oleh adanya infeksi cacing Ascaridia Gali. Kambing yang terinfeksi menunjukkan gejala : badan kusut, lesu, lemah, letih, selaput mata pucat. Perut besar, bulu kusut, kepala menunduk. Pengobatan bisa digunakan adalah : antibiotic dan piperazine.

Pneumonia : Penyakit ini ditandai dengan perut sebelah kiri gembung, punggung membungkuk, pernafasan meningkat. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengeluarkan udara dengan cara menekan perut. Juga dapat diberi norit.


E. Cara Pemerahan.


Karena susu yang dihasilkan juga harus bisa dinikmati oleh anak anaknya maka pemerahan harus diatur sebagai berikut :

- Bagi kambing yang tidak menyusui anaknya, dapat diperah 1 - 2hari sekali.
- Bagi kambing yang menyusui anaknya dan anaknya sudah berumur 5 - 7 hari, 
 maka anaknya hanya dibiarkan menyusu pada siang harinya. Setiap selesai 
 pemerahan, induk harus diberi konsentrat.


3. Pengembang-biakan.





        Untuk kita bisa memperoleh keuntungan dari beternak kambing, hal yang juga perlu mendapat perhatian adalah pengembang-biakan. Air susu hanya bisa keluar kalau induk kambing sudah melahirkan. Oleh  sebab itu kelahiran anak menjadi mutlak kalau mengharapkan produksi susu. Untuk memperoleh hasil yang optimal dari proses ini perlu adanya pengetahuan tentang :

a. Masa pubertas: Kambing dikawinkan bilamana telah mencapai umur 
   pubertas 1 tahun baik pada jantan maupun betina. Umur 5 -6 tahun, 
   kemampuan berproduksi sudah mulai menurun.

b. Masa birahi : Perkawinan bagi seekor kambing betina hanya bisa terjadi 
    bilamana hewan betina tersebut dalam keadaan birahi adalah : Diam bila  
   dinaiki oleh pejantan, gelisah, napsu makan kurang, selalu mengembik, 
   vulva membengkak dan megeluarkan lendir jernih. Birahi hanya berlangsung 
   sekitar 24 - 36 jam.




Perkawinan bisa dengan cara alami dan juga bisa dengan IB.  Ternak yang sudah dikawini oleh pejantan akan mengalami kebuntingan selama 21 minggu.



" Semoga tulisan ini bermanfaat buat rekan rekan kita yang lagi mencari solusi untuk meningkatkan penghasilan demi men-sejahterahkan keluarganya ". 
http://suhartomenulis.blogspot.com/p/beternak-kambing-perah.html
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KISAH HIDUPKU.... - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger