-Ganti almt yg url merah di atas dgn url yang tadi anda buat di http://code.google.com/hosting/
Latest Movie :


Recent Movies

BEGINILAH HIDUP MENGAJARIKU

BEGINILAH HIDUP MENGAJARIKU
(Untaian Mutiara Hikmah DR. Musthafa As-Siba’i)

• Jika melihat kehidupan dengan mata optimisme, maka akan engkau dapati keindahan di setiap sudutnya. Bahkan termasuk di dalam keburukan sekalipun (engkau tetap bisa menemukan keindahan disana!)
• Jika Dia membuatmu sakit, dan karenanya engkau jadi lebih mengingat-Nya, maka sungguh berarti Dia telah menyehatkanmu. Dan bila Dia membuatmu sehat, namun karenanya engkau justru berpaling dari-Nya, maka hakekatnya Dia telah men-sakit-kanmu!
• Saat tawakkal berkata: aku akan berangkat untuk bekerja, maka kesuksesanpun langsung menimpali: dan aku akan selalu bersamamu. Sedang ketika kemalasan berujar: aku akan duduk untuk bersantai, maka kemalanganpun (kegagalanpun) serta merta menyahut: dan aku selalu setia menyertaimu!
• Rahasia kesuksesan dalam hidup adalah saat engkau bisa mnghadapi/menyikapi ujian-ujiannya seperti cara burung bertahan di dalam pusaran badai
• Hidup akan panjang jika diisi dengan hal-hal besar, dan (sebaliknya) menjadi pendek sekali bila dipenuhi dengan masalah-masalah remeh temeh
• Dunia ini bak si jelita. Jika engkau mengejarnya, ia justru enggan. Akan tetapi saat engkau enggan terhadapnya, ia malah (berbalik) mengejarmu
• Dunia ini: awalnya tangis (dan tawa), tengahnya lara, akhirnya fana, dan setelahnya: nikmat abadi atau adzab pedih tak henti
• Jika orang-orang baik tidak tahu tentang cara/manajemen kerja, maka Allah akan membiarkan orang-orang jahat memimpin/menguasai mereka
• Kondisi sakit adalah sebuah "sekolah" penempaan diri. Dimana jika pasien mampu memanfaatkannya denga sebaik-baiknya, niscaya akan menjadi nikmat bukan "laknat"
• Posisikanlah dirimu dalam hidup ini sebagaimana hidup sendiri telah “menempatkanmu”, seraya tak henti berupaya terus meningkat dan meningkat
• Jika ingin tahu derajatmu disisi-Nya, maka lihatlah dimana Dia menempatkanmu, dan dalam hal apa Dia memberdayakanmu
• Terbanglah menuju Allah dengan dua sayap: (sayap) kecintaan kepada-Nya dan (sayap) keyakinan akan rahmat dan janji-Nya.
• Ilmu itu bukanlah apa yang telah engkau ketahui dari yang semula tidak engkau tahu. Melainkan manfaat apa yang telah engkau ambil dan dapatkan dengan mngetahuinya?
• Akhlak baik bisa mentabiri banyak keburukan. Sedangkan moral buruk akan menutupi banyak kebaikan
• Kebenaran itu memiliki “pasukan” yang senantiasa membela dan memperjuangkannya, termasuk diantaranya kebatilan itu sendiri
• Istiqamah adalah jalan, dimana awalnya kemuliaan, tengahnya keselamatan, dan akhirnya Surga penuh kenikmatan
• Takkan dusta orang yang yakin/percaya dengan dirinya. Dan takkan khianat orang yang bangga dengan kehormatannya
• Derita merupakan jalan keabadian bagi para pemilik jiwa besar, tapi sebaliknya menjadi jalan “kebinasaan” bagi yang berjiwa kerdil
• Siapa yang dicinta oleh orang-orang saleh diantara hamba-hamba Allah, akan bisa mencium aroma Surga
• Demi mengetahui bahwa, engkau tak sepenuhnya untuk-Nya, maka Dia-pun ”memaksamu” butuh kepada-Nya, agar total dalam menghadap-Nya
• Kotak yang berisikan intan berlian tidak bisa lagi memuat pasir. Demikian pula hati yang penuh dengan hikmah tidak akan menampung hal-hal remeh temeh
• Si fakir itu ibarat timbangan Allah di muka bumi ini. Dimana dengannyalah bisa ditimbang kesalehan dan kerusakan masyarakat
• Kebaikan bertanya kepada Tuhan-nya: Dimanakah tempatku? Maka Tuhan-pun menjawab: di dalam hati org-orang yang tunduk kepada-Ku dan mengenal-Ku.
• Janganlah “mematok” cita-cita besarmu adalah untuk menjadi kaya, melainkan untuk tidak menjadi fakir. Karena diantara fakir dan kaya terletak posisi orang-orang qanaah
• Pembeda antara bahagia dan sengsara bagi seorang suami adalah apakah istrinya menjadi pndukungnya terhadap musibah, ataukah justru menjadi pendukung musibah terhadapnya
• Kesuksesan terhebat dalam hidup ini adalah jika engkau mampu menyatukan keinginan-keinginanmu dengan keinginan-keinginan istrimu
• Janganlah pernah sekali-kali menghina seseorang serendah apapun statusnya. Karena boleh jadi perputaran zaman akan menempatkannya di posisi yang membuatnya diharap dan ditakuti
• Qanaah dan tamak adalah kaya dan fakir. Mungkin saja seorang fakir hakekatnya justru lebih kaya darimu. Dan boleh jadi seorang kaya ternyata sebenarnya lebih fakir
• Kemuliaan itu ibarat kuda jantan liar yang tidak akan tunduk kecuali di tangan orang-orang yang kuat memegangnya
• Orang mukmin bukanlah yang tidak maksiat kepada Allah. Akan tetapi ia adalah orang yang jika jatuh maksiat akan segera sadar dan kembali kepada-NYA
• Dengan kebenaranlah langit dan bumi dicipta, dan dengan cinta keduanya bisa tegak berdiri
• Tanpa iman, hidup merupakan teka-teki misteri yang tak terpahami maknanya
• Kasihan sekali! Orang yang tidak sadar akan pendeknya hidup kecuali baru di akhir hayat
• Pembeda antara sifat/sikap pengecut dan pemberani terletak pada keteguhan hati sesaat
• Amal dan optimisme adalah “sarana/alat transportasi” para musafir menuju Allah
• Sebaik-baik balsam bagi luka-luka kehidupan adalah keimanan kepada taqdir

Catatan: DR. Musthafa As-Siba’i (1915 – 3 Oktober 1964) adalah salah seorang ulama besar kontemporer dari Syria, alumni Al-Azhar Cairo Mesir. Salah satu karya fenomenal beliau adalah kitab: As-Sunnah wa makanatuha fit-tasyri’ (As-Sunnah dan kedudukannya di dalam penetapan hukum syariah). Sebagian untaian mutiara hikmah diatas, diambil dan disadur secara acak dari kitab beliau: Hakadza ‘allamatnil-hayah (Beginilah Hidup Mengajariku).

sumber : http://www.facebook.com/Mudzoffar/posts/3510466406463

Talk Show Bersama Radio Komunitas Swara Mega FM

Persiapan dan pengarahan sebelum memulai Talkshow bersama Mahasiswa Universitas Muhammadiyah dalam rangka KKN 2012



Dialog dengan Cak Bagong di Radio Komunitas Swara Mega FM
— di Gununganyar Utara.


Dialog dengan Cak Bagong di Radio Komunitas Swara Mega FM
— di Gununganyar Utara.

Dialog dengan Cak Bagong di Radio Komunitas Swara Mega FM

Penyampaian program KKN 2012 kelompok 11 di Radio Komunitas Swara Mega FM


Radio Komunitas Swara Mega FM bertempat di RT 2 RW 1 Kel. Gunung Anyar Kec. Gunung Anyar

Penyampaian program KKN 2012 kelompok 11 di Radio Komunitas Swara Mega FM

Penyampaian program KKN 2012 kelompok 11 di Radio Komunitas Swara Mega FM


bersama Cak Bagong (paling Kiri) dan Pengelola Radio Komunitas Swara Mega FM (nomer 2 dari kanan)

~::():: CINTA DAN DO'A SEORANG SHALEH ::()::~

bismillah...

“Indahnya kalammu wanita solehah yang berjuang disisi mujahid soleh….
Seindah-indah perhiasan dunia adalah wanita yang solehah…”

Kumulakan warkah ini dengan bait indah yang ditinggalkan Rasulullah saw kepada seisi alam. Wanita solehah! Idaman semua muslimin di alam maya ini. Alhamdulillah, itulah anjuran Islam yang kita cintai, pilihlah wanita yang mampu menyejukkan pandanganmu dan juga baitul muslim yang bakal dibina tika sampai saat itu, insyaAllah.

”Dinikahi seorang wanita itu karena empat perkara hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah hal keagamaannya, maka beruntunglah kedua-dua tanganmu..”

Wanita solehah idaman mujahid soleh yang malunya menjadi perisai dirinya, yang zikirnya menjadi penawar dirinya; tak gentar di acah mehnah duniawi karena dia rindukan wangian syurgawi, dia berpegang pada janji yang terpatri di lubuk hati. Telah dinukilkan panduan sepanjang zaman, itulah lirikan utama buatmu memilih calon isteri. Tiap baris itu telah menjadi hafalanku sejak aku mengenali dunia baligh ini.

Jika harta yang kau idamkan, ketahuilah diriku tidak punya apa-apa harta di dunia ini melainkan ilmu agama yang telah dititipkan buatku oleh mama dan abah. Tiada harta untuk kupersembahkan, hanya ketenangan yang mampu aku sediakan buatmu karena aku pernah terbaca kata-kata …

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang.¨ (Rum: 21)

Jika keturunan yang mulia itu yang kau dambakan, ketahuilah jua aku di bawah pengawasan Allah sebagai penjaga mutlak diriku. Aku adalah keturunan mulia, ayahanda Nabi Adam as dan siti Hawa a.s, sama seperti mu.

”… maka bertawakkallah kepada Allah, sesungguhnya Allah mengasihi orang yang bertawakal kepadaNya. Jika Allah menolong kamu maka, tiada seseorangpun yang boleh menghalang kamu, dan jika ia mengecewakan kamu, maka siapakah yang dapat menolong kamu sesudah Allah (menetapkan demikian) ? dan ingatlah kepada Allah jualah hendaknya orang yang beriman itu berserah diri…” (Ali Imran : 159-160)

Kecantikan, itulah pandangan pertama setiap insan. Malah aku meyakini bahwa kau juga tidak terlepas seperti insan yang lain. Ketahuilah, jika kecantikan itu yang kau inginkan daripada diriku, kau telah tersalah langkah. Tiada kecantikan yang tidak terbanding untuk kupertontonkan padamu. Telah aku hijabkan kecantikan diriku ini dengan amalan ketaatan

kepada tuntutan agama yang kucintai. Kau hanya membuang masa jika kau menginginkan kecantikan lahiriah semata-mata. Aku memerlukan engkau untuk bersama-samaku menegakkan dakwah islamiyyah ini, dan aku merelakan diri ini menjadi penolongmu untuk membangunkan sebuah markas dakwah dan tarbiyyah ke arah jihad hambaNya kepada Penciptanya yang agung. Pendirianku…pernikahanku akan ku jadikan medan pencarian ilmu agama sebagai risalah demi meneruskan perjuangan Islam. Aku masih kekurangan ilmu agama, tetapi berbekalkan ilmu agama yang telah dibekalkan ini. Aku ingin menjadi isteri yang sentiasa mendapat keredhaan Allah dan suamiku untuk memudahkan aku membentuk usrah muslim antara aku, suamiku dan anak-anak untuk dibaiahkan dengan ketaatan kepada Allah Yang Maha Esa. Aku bercita-cita bergelar pendamping solehah, seperti mana yang dijanjikan Rasul saw,

” Semoga Allah memberi rahmat kurnia kepada lelaki yang bangun di tengah malam lalu dia sembahyang dan membangunkan isterinya, maka sekiranya enggan juga bangun untuk bersembahyang, dia merenjiskan air ke mukanya. Semoga Allah memberi rahmat kurnia kepada wanita yang bangun di tengah malam lalu bersembahyang dan membangunkan suaminya. Maka jika dia enggan, dia merenjiskan air kemukanya.”
(Riwayat Abu Daud dengan Isnad yang sahih)

Renungilah Firman-Nya ini, lalu kau akan tahu hakikat diriku dan dirimu dipertemukan oleh Allah atas namanya pertemuan.

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan lelaki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
(An Nisaa’ : 1) “

Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka”.
(An-Nissa’:34)

Membenarkan seperti apa yang telah Dia katakan dalam QalamNya yang mulia. Aku meyakini bahwa engkau adalah pemimpin untukku. Jadikanlah suatu pernikahan itu sebagai asas pembangunan iman dan bukannya untuk memuaskan bisikan syaitan yang menjadikan ikatan pernikahan sebagai tunjang nafsu semata-mata. Moga diriku dan dirimu sentiasa didampingi kerahmatan dan keredhaanNya. Lakukanlah tanggungjawabmu itu dengan syura kesabaran, qanaah ketabahan moga kita akan menjadi salah satu daripada jemaah saf menuju ke syurga insya Allah.

Aku tidak menginginkan hantaran bersusun, mas kahwin yang hanya akan menyebabkan hatiku buta dalam menilai erti kita dipertemukan oleh Allah atas dasar agama. Cukuplah seandainya, maharku sebuah Qalam Mulia, Al-Quran, dan hadis-hadis Nabawi karena aku meyakini bahwa Qalam itu mampu memimpin rumahtanggaku dalam meraih keridhaan-Nya bukan kekayaan dunia yang bersifat sementara. Jua tidak ternilai harga maruah diriku untuk dibanding dengan nilai uang dinar atau nilai duniawi. Selaras jua dengan hadits Nabi, aku mau jadi wanita yang punya barokah.

“Seorang wanita yang penuh barakah dan mendapat anugerah Allah adalah yang maharnya murah, mudah menikahinya, dan akhlaknya baik. Sebaliknya, wanita yang celaka adalah yang mahal maharnya, sulit menikahinya, dan buruk akhlaknya”

Bantulah aku dalam menjayakan agama Allah, karena ia adalah laluan untuk aku menyempurnakan separuh daripada agamaku, insya Allah. Akhlakmu yang terdidik indah oleh ummi abi dan orang sekelilingmu, itulah yang aku harapkan daripada kekayaan duniawi yang kau sediakan.

Tidak lagi wujud keborosan dan kebakhilan karena semuanya berada di dalam udara Qana’ah (berpuas hati dengan apa yang ada), ridha dan yakin bahawa dunia ini bukanlah negara Janatunna’im. Lihatlah rumahtangga Rasulullah s.a.w kadang-kadang berlalu sebulan demi sebulan, pernah dapurnya tidak berasap kerana tidak ada bahan makanan yang dapat dimasak. Walaupun demikian susahnya, rumahtangga Rasulullah s.a.w tetap menjadi rumahtangga yang paling bahagia yang tidak ada tolak bandingnya hingga ke masa ini.

Yaa Allah.... gembirakan kami dengan ridha-Mu..

--semoga bermanfaat, salam santun ukhuwah fillal

sumber : http://www.facebook.com/photo.php?fbid=414528615264671&set=a.314744665243067.100288.100001226095271&type=1&permPage=1

BELAJAR DARI KUPU-KUPU

”Suatu hari, muncul celah kecil pada sebuah kepompong ;

seorang pria duduk dan memperhatikan calon kupu-kupu yang sedang berjuang keras selama berjam-jam untuk mendorong tubuhnya, agar dapat keluar melalui lubang kecil tersebut.”
Kemudian, tampaknya usaha itu sia sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang berarti.

Seolah-olah terlihat usaha tersebut sudah maksimal, sehingga tidak bisa berkelanjutan.
Maka, pria itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu tersebut.

Dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu.
Kemudian kupu-kupu itu keluar dengan sangat mudahnya
..................................................
Tapi apa yang terjadi?
Kupu-kupu itu memiliki tubuh yang tidak sempurna. Tubuhnya kecil dan sayapnya tidak bisa berkembang
Pria itu tetap memperhatikan.......dan berharap, tidak lama lagi, sayap tersebut akan terbuka, membesar dan berkembang menjadi kuat untuk dapat mendukung badan kupu-kupu itu sendiri
Semua yang diharapkan pria itu tidak terjadi !

Kenyataanya, kupu kupu tersebut malah menghabiskan seluruh hidupnya, merayap dengan tubuhnya yang lemah dan sayap yang terlipat.

Kupu kupu itutidak pernah bisa terbang
Apa yang pria itu lakukan, dengan segala kebaikan dan niat baiknya, dia tidak pernah mengerti, bahwa perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu-kupu dari kepompong dengan cara mengeluarkan seluruh cairan dari badannya adalah suatu proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong tersebut, sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh TUHAN.

Seringkali, perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini

Jika TUHAN memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal ini akan membuat kita lemah..
Kita tidak akan sekuat seperti apa yang kita harapkan, dan tidak akan pernah terbang seperti kupu-kupu itu

Kita meminta kebijaksanaan...
dan TUHAN memberikan kita masalah-masalah yang harus kita pecahkan.

Kita meminta kemakmuran...
dan TUHAN memberikan otak serta kekuatan untuk bekerja
Kita meminta Keberanian...dan TUHAN memberi kita rintangan untuk kita hadapi.

Kita meminta Cinta...dan TUHAN memberikan orang-orang yang dalam kesulitan untuk kita bantu.
Kita meminta pertolongan...dan TUHAN memberi kita kesempatan
“ Kita tidak menerima apa yang kita inginkan....,
Tapi kita menerima apa yang kita butuhkan. "
Jalanilah hidup tanpa ketakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah,......
bahwa kita dapat mengatasi semua itu ......

Lapangnya Dada

Publikasi 25/03/2003 13:56 WIB eramuslim - Pada suatu hari ada seorang pemuda yang datang ke rumah seorang kakek yang bijaksana. Pemuda tersebut merasakan hatinya sering gelisah, panik, stress, dan mudah tersinggung sehingga hal itu menyebabkannya selalu berada dalam medan konflik. Untuk itulah ia datang untuk meminta... nasehat sang kakek. Kakek itu pun dengan sangat antusias menerima dan mempersilahkannya untuk masuk. Kemudian pemuda itu menceritakan seluruh keluh kesahnya. Sementara sang kakek mendengarkan dengan seksama. Setelah selesai, kakek itu masuk ke dalam rumah kemudian keluar dengan membawa segelas air putih. "Silahkan diminum" kata sang kakek. Betapa terkejutnya pemuda itu ketika ia meminum air yang dihidangkan oleh kakek itu. "Ah… air apa ini kek? Kenapa rasanya asin sekali. Aku belum pernah minum air se-asin ini". Sang kakek hanya tersenyum, kemudian mengajak pemuda tersebut ke halaman belakang rumahnya yang luas. Disana terdapat sebuah danau kecil yang airnya bening bersih. Terlihat pula seekor angsa berenang kian kemari. Sang kakek kemudian mendekati pinggir danau dan menaburkan segenggam garam ke seluruh danau sambil menyuruh pemuda itu minum air danau. Tentu saja pemuda itu merasakan air danau yang segar, sejuk dan jernih. Sang kakek berkata, "Perumpaan gelas dan danau ini adalah seperti hati kita, dan garam sebagai permasalahannya. Terkadang bukan banyaknya masalah yang membuat hati resah, gelisah, dan lainnya. Tetapi karena kita tidak pandai melapangkan dada kita. Segenggam garam ternyata jadi sangat asin dan tidak enak apabila ditaruh pada segelas air. Namun segenggam garam tidak berarti apa-apa apabila kita memiliki hati seluas danau atau lebih luas dari itu". Cerita diatas sangat menarik untuk disimak dan diresapi karena begitu mudahnya penyakit hati tumbuh berkembang di hati kita. Beratnya masalah tidak mempengaruhi kesehatan hati kalau kita bisa berlapang dada. Orang-orang yang sempit dada (hati), pasti akan merasakan hidup ini sumpek dan berat. Hati adalah hal yang paling penting dari diri manusia. Menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyah, Hati adalah raja, dan anggota tubuh lain prajuritnya. Bahkan diterima atau tidaknya amal seorang anak manusia, tergantung dari hatinya. Allah mengingatkan kita mengenai pentingnya mengelola hati dengan menyuruh kita untuk tidak bersu'udzon karena sebagian darinya adalah dusta. Kita juga dilarang untuk mencari tahu (tajassus), serta selalu mengkonfirmasi setiap berita yang masuk ke kepala kita. Rasulullah-pun mengingatkan bahwa di dalam diri manusia ada segumpal daging yang kalau baik daging itu maka baik pula seluruh tubuh dan apabila jahat (jelek) maka jelek pula seluruh tubuh. Segumpal daging itu adalah hati. Kadang rasanya berat sekali untuk melapangkan dada ini ketika dikecewakan dan disakiti oleh orang lain. Bahkan persoalan kecilpun akhirnya menjadi besar karena sempitnya hati ini. Hati yang sempit selalu membuat diri ini tidak mampu menerima kebenaran. Dalam konsep Zeromind Process (Ary Ginanjar, ESQ) kita diingatkan untuk selalu kembali ke fitrah atau hati nurani (Zeromind) sebelum melakukan dan memutuskan apapun. Hal-hal yang biasanya menghambat dalam melapangkan dada diantaranya adalah: prasangka negatif, pengaruh prinsip hidup, pengaruh pengalaman, pengaruh pembanding, pengaruh kepentingan dan prioritas, pengaruh sudut pandang, dan pengaruh literatur. Wallahu'alam bishshowab (nnf@eramuslim.com)Lihat Selengkapnya

IMPIAN KITA SEMUA

Islam bagai air yg jernih
Di bumi yg penuh berdebu
Menyirami sanubari insan
Tuk setiap umat manusia
Sepanjang masa...

Islam kan jaya selamanya
Walau ditantang massa
Namun tak semua punya daya
Menentang murka

Suatu hari nanti
Islam kan bercahaya
Menyinari dunia
Makhluk dan seisinya

Di situ kan terlihat
Kebenaran terungkap
Qur'an jadi pedoman
Sunah jadi acuan

Bukan khayalan
Yang ALLAH janjikan
Namun kemenanganYang nyata.....

by  PJS IWAN

Kenapa Harus Wanita Shalihah?

dakwatuna.com – Bismillah..
 Oleh: Yusuf Al Bahi
Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka?

Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan..

Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini..

Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka?

Yang sama laki-laki-pun tak mau menyentuh, yang kalau berbicara ditundukkan pandangannya.. Bagaimana mereka bisa berbaur…

Aku menjawab.. Tahukah kalian.. bahwa hati mereka selalu terpaut kepada yang lemah, pada pengemis di jalanan, pada perempuan-perempuan renta yang tak lagi kuat menata hidup. Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya di hadapan-Nya.. Bersama dengan siapapun selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.. Untuk itu, aku menjamin mereka kepadamu, bahwa kau takkan rugi memiliki mereka, kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan, dan kau takkan rugi dengan semua kepolosan yang mereka miliki.. Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari wanita di manapun..

Sering juga kudengar.. Mengapa harus mereka?

Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran.. bagaimana mereka bisa romantis? bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?

Aku menjawab..

Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.

Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu, mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..

Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia..

Sering juga banyak yang bertanya.. mengapa harus mereka?

Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al-Qur’an dibanding ke salon, yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall, yang sebagian besar waktu tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya, dibanding kumpul-kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting. Bagaimana mereka merawat diri mereka? bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?

Aku menjawab..

Tahukah kamu, bahwa dengan seringnya mereka membaca al Qur’an maka memudahkan hati mereka untuk jauh dari dunia.. Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya. Mereka akan dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri. Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan al Qur’an, terbiasa dengan majelis-majelis ilmu, terbiasa dengan rumah-Nya.

Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri… Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka. Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik penghangat kebahagiaan, kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka. Lalu apakah yang kau khawatirkan jika mereka telah memiliki semua kecantikan itu?

Dan jangan takut mereka akan ketinggalan zaman. Tahukah kamu bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.. Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar, mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik. Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan. Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan, untuk itu mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.

Dan sering sekali, orang tak puas.. dan terus bertanya.. mengapa harus mereka?

Pada akhirnya, akupun menjawab…

Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka, takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti mereka..

Yang pandangannya terjaga.. yang lisannya bijaksana.. yang siap berkeringat untuk mencari nafkah, yang kuat berdiri menjadi seorang imam bagi sang permata mulia, yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya, yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan khilaf mereka…

Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka. Mereka adalah bidadari-bidadari surga yang turun ke dunia, maka Allah takkan begitu mudah untuk memberikan kepadamu yang tak berarti di mata-Nya… Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia. Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada sang penghuni surga… Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah, yang waktunya adalah dakwah, yang kesehariannya tercurahkan untuk dakwah.. sebab mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.

Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang yang sesungguhnya, yang bukan hanya indah lisannya.. namun juga menggetarkan lakunya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.. yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas Islam di bumi-Nya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka kepada dunia.. yang akan rela berkorban, dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.. Yang cintanya takkan pernah habis meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.. Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki-lelaki shalih penghulu surga…

Seberat itukah?

Ya… Takkan mudah.. sebab surga itu tidak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan…

Taipei, 02 Juni 2010


Subhanallah....siapa yang tidak mrindukan sosok wanita solihah tpi Ya Allah apakah aku ini sudah mjd hamba yang solih dan pantas mendapatkannya...Ya Allah jadikanlah Hamba yang solih dan pendamping yang solihah.....amin T_T
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KISAH HIDUPKU.... - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger